Hiburan

Aktor Asal Garut Pemeran “Suparman Reborn 2” Kuasai Seni Peran Bukan Kaleng-kaleng

×

Aktor Asal Garut Pemeran “Suparman Reborn 2” Kuasai Seni Peran Bukan Kaleng-kaleng

Sebarkan artikel ini
Damar Rizal Marzuki. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Bagi yang pernah menonton serial “Suparman Reborn 2” di MNCTV, tentu bakal tahu aktor pemeran Suparman di sinetron tersebut. Ya, dia adalah Damar Rizal Marzuki, pria kelahiran Garut 31 tahun silam, yang awalnya memiliki hobi seni pada menggambar bukan akting.

Meski seni akting bukan merupakan hobi awalnya, bukan berarti penguasaan Damar terhadap seni tersebut hanya kaleng-kaleng. Tetapi justru penguasaan akting dalam film atau sinetron yang ia mainkan begitu baik. Terbukti saat memerankan Suparman, akting Damar mendapat pujian banyak pihak.

“Kalau dibilang mulai tertarik pada seni peran itu ketika mulai berproses kuliah di program studi seni teater Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Kenapa mulai tertariknya pas masuk kuliah, karena waktu sekolah di SD, SMP, sampai SMA saya tidak pernah tertarik sama sekali kepada seni akting,” kata anak aktor terkenal Epy Kusnandar ini.

Baca Juga:   Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dipastikan Tak Akan Tayang di Bioskop Garut

Dalam hal hobinya itu, Damar mengaku cukup lucu juga. Ia yang tidak pernah tertarik pada seni akting, tapi akhirnya bergelut di dunia seni peran. “Itu akibat andil papap (Epy Kusnandar) juga yang suka mengajak saya ke lokasi syuting dan menyarankan agar saya belajar di jurusan teater,” jelas Damar.

Ia menuturkan, ada dua bidang seni yang ditekuni sebelum masuk IKJ, yaitu seni rupa (menggambar), dan seni musik. Untuk seni rupa, Damar tekuni sejak SD sampai SMP. Sementara saat di SMA, ia menekuni seni musik.

Baca Juga:   Aura Kasih Menikah Diam-diam, Maharnya Dolar Singapura

“Saat masuk IKJ, awalnya saya berniat masuk jurusan musik. Namun ketika tes masuk, ternyata susah juga masuk jurusan musik, keahlian dasar bermusik yang harus saya miliki belum nyampe ke sana. Misalnya masuk IKJ musik itu harus bisa baca not balok nada, di situ saya belum menguasai akhirnya mengundurkan diri,” papar Damar.

Ia melanjutkan, saat dirinya kebingungan untuk bekerja apa selepas gagal masuk jurusan musik IKJ, sempat terbersit dalam hatinya untuk masuk IKJ lewat jurusan lain, yakni fakultas film. Namun karena tidak ada biaya, akhirnya niat itu kandas.

Di waktu luang itu, Damar kemudian ikut sang ayah, Epy Kusnandar ke lokasi syuting. Waktu syuting di daerah Lebak Bulus, dalam produksi sinetron The Adventure of Suparman tahun 2010, ia bertemu dengan sutradaranya yang asal Garut, Aris Nugraha.

Baca Juga:   Sukses Konser Perdana di Jakarta, Coldplay: Penonton Terbaik yang Pernah Ada

“Waktu itu Kang Aris Nugraha tanya saya, mau ngapain ikut-ikut, mau jadi apa? Menjadi pemain atau di belakang layar? Saya nggak jawab. Namun sampai rumah kepikiran terus, dan akhirnya dinasehatin papap,” ucap Damar.

Dalam nasehatnya, sambung dia, Epy Kusnandar menyarankan Damar agar masuk IKJ jurusan teater. Hal itu sangat penting guna membangun percaya diri ketika Damar terjun di dunia akting. “Nah atas saran papap akhirnya masuklah program studi seni teater di IKJ,” katanya. (Rizky Zulfanny)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *