GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengaku kesulitan menangani kasus Covid-19. Setiap harinya, orang yang dinyatakan terpapar virus corona mencapai 100 orang.
“Rata-rata 85 orang per hari (penambahan kasus corona). Sekarang kami alami kesulitan karena terjadi outbreak setiap harinya bisa sampai di atas 100,” ujar dia.
Kasus positif Covid-19 terbaru menimpa salah satu anggota DPRD Kabupaten Garut. Saat ini, anggota dewan itu tengah menjalani isolasi.
“Kami juga sekarang kekurangan ruang isolasi. Sekarang baru ada 600 ruangan, tapi yang dibutuhkan mencapai 1.000,” kata Rudy.
Upaya pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan terus dilakukan. Satgas di tingkat kecamatan dan RW sudah berfungsi untuk melakukan sosialisasi soal protokol kesehatan.
“Tapi lagi-lagi interaksinya sudah di mana-mana. Virus sudah di dekat kita,” ujarnya.
Terkait perayaan tahun baru, Rudy menyebut telah melarang adanya kerumunan. Pengamanan ekstra ketat akan diberlakukan di sejumlah objek wisata.
“Di Cipanas, Papandayan, dan Darajat akan diperketat. Wisatawan boleh datang, cuma prokesnya diperketat,” ucapnya.
Rudy mengatakan, pihaknya tak memberlakukan wajib rapid test bagi para wisatawan. Namun sejumlah hotel akan melakukan rapid test bagi tamu yang datang.
“Wisatawan tidak harus bawa surat keterangan rapid kalau mau ke Garut. Cuma hotel diperketat. Tak boleh ada kegiatan yang banyak kerumunan. Pasti akan dibubarkan,” ujarnya.
Menyinggung kasus Covid-19 di klaster pabrik, Rudy menyebut telah melakukan sterilisasi. Pihak pabrik juga akan libur selama tujuh hari. (Trbn)



.png)


























