Berita

Terpisah 20 Tahun, Pasangan Kembar di Tasikmalaya Ini Dipertemukan Lewat TikTok

×

Terpisah 20 Tahun, Pasangan Kembar di Tasikmalaya Ini Dipertemukan Lewat TikTok

Sebarkan artikel ini
Kakak beradik Treni dan Trena. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Terpisah 20 tahun lebih, Trena Mustika (24) dan adik Kembarnya Treni Fitri Yana (24) dipertemukan melalui Aplikasi Tiktok. Pertemuan kedua saudara kembar ini akhirnya benar-benar terjadi untuk kali pertama di Halaman Stasiun Kereta Api Tasikmalaya, Kamis (22/10/2020) subuh, dan terjadi banjir air mata.

Treni berkunjung ke Tasikmalaya didampingi ibu angkat, suami dan anaknya. Mereka berangkat dari Blitar, Jawa Timur, menggunakan Kereta Kahuripan. Sementara itu, hampir seluruh Keluarga Trena datang menjemput Treni di Stasiun.

Suasana penuh haru mewarnai pertemuan dua Anak kembar yang terpisah akibat kerusuhan Ambon 1999 ini. Setibanya di Stasiun Kereta Api Tasikmalaya, Treni disambut ayah kandung Enceng Dedi (57).

Tangis sang ayah langsung pecah sambil memeluk anaknya yang terpisah sejak umur dua bulan tersebut.

Demi menghadirkan kejutan, Trena sengaja tidak ikut masuk ke dalam stasiun untuk menyambut Treni. Trena memilih sembunyi di dalam kendaraan yang akan ditumpangi Treni.

Treni kemudian dibawa ayah kandungnya masuk kendaraan. Di sini lah, Treni baru menyadari Trena kakak kembarnya yang terpisah lama, berada disamping kursi duduknya.

Baca Juga:   Doa Ibu Menyertai Pasangan Syakur-Putri Sebelum Debat Publik Kedua Pilkada Garut

Tangis kedua saudara Kembar pecah dalam kendaraan. Tak ada kata yang keluar dari keduanya, hanya tangis bahagia.

“Ini anak kamu?” tanya Trena sambil memegang anak balita Treni yang digendongnya.

Kejutan Trena berhasil, Treni mengaku tak tahu saudara kembarnya berada dalam mobil. “Saya dikasih taunya Trena enggak ikut ke stasiun nunggu di rumah. Taunya Trena ada di mobil yang saya tumpangi. Kaget seneng banget. Luar biasa,” ujar Treni Fitri Yana.

Kedua saudara kembar ini langsung menuju kediaman ayah kandungnya di Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya untuk istirahat.

Selama 20 tahun Treni tak mengetahui punya saudara kembar. Ia baru mengetahuinya setelah postingannya di TikTok dikomentari Trena.

Treni Fitri Yana mengaku awalnya hanya iseng bermain TikTok. Ia tidak menyangka melalui TikTok rahasia besar dalam hidupnya terbongkar. Ia memiliki saudara kembar.

“Iseng ajah maen tiktok. Taunya ketemu sama Trena yang ternyata kakak kembar aku,” ujar Treni di kediaman ayah kandungnya.

Trena mengaku hanya butuh waktu satu jam saja meyakinkan hati kalau Treni adik kembarnya, karena ia memang sudah lama diberitahu ayahnya memiliki adik kembar. “Saya hanya beberapa jam saja pas melihat Tiktok. Ah saya yakin dia adik kembar yang kata bapak hilang,” ujar Trena.

Baca Juga:   Korban Tewas Jatuh ke Jurang di Tasikmalaya Dievakuasi Basarnas

Lain halnya dengan Treni, ia membutuhkan waktu satu hari untuk meyakinkan hatinya. “Saya butuh sehari. Setelah suami juga meyakinkan lihat foto. Ini wajahnya kamu banget kata suami. Saya searching di facebook akhirnya saya yakin,” katanya.

Saat itu, ia mengaku belum sempat bertanya pada ibunya. Akhirnya dari mulut ibunya dia mengetahui apabila memiliki saudara kembar.

Dasarnya memang sudah kembar identik. Selain memiliki kemiripan wajah, Trena dan Treni juga merasakam hal yang sama sebelum benar-benar bertemu. Keduanya selalu saling mengingat, sulit tidur hingga merasakan perasaan deg degan.

Tak hanya itu, Trena dan Treni ternyata memiliki hobi yang sama. Keduanya sama sama suka bernyanyi dan memiliki kesukaan pakaian yang sama.

“Yah banyak kesamaan kita. Wajah jelas. Saya mungkin egoisnya sama. Suka nyanyi juga,” ujar Trena yang diaminkan Treni.

Baca Juga:   LRT Jabodebek Siapkan Layanan Optimal Selama Libur Iduladha

Rasa sukur juga disampaikn kedua orang tua Trena dan Treni. Ayah kandung Trena dan Treni mengaku senang bisa menemukan anaknya yang hilang puluhan tahun.

“Alhamdulillah perasaanya senang yah campur aduk. Bersyukur sama Allah SWT. Karena sekian lama mencari baru ketemu ternyata dari TikTok,” ujar Enceng Yadi, ayah kandung Trena dan Treni.

Sementara itu, Rini sebagai ibu asuh Treni di Blitar mengaku selama puluhan tahun kesulitan mencari ayah kandung Treni. Ia juga senang kenyataan anak asuhnya yang memiliki saudara kembar akhirnya diketahui dan dipertemukan langsung.

“Saya mau cari gimana alamatnya saja enggak tau di mana. Dia diambil pas kecil banget usia dua bulan kalau gak salah dulu waktu kerusuhan Ambon,” terang Rini.

Rencananya, Treni berkunjung di Tasikmalaya beberapa hari. Trena dan Treni juga akan mengunjungi makam ibu kandung mereka yang sudah wafat. (dtc)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *