Berita

Nakes Terpapar Covid-19, Dua Puskesmas di Garut Ditutup Sementara

×

Nakes Terpapar Covid-19, Dua Puskesmas di Garut Ditutup Sementara

Sebarkan artikel ini
Positif Covid-19. (Foto: ILUSTRASI/Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Operasional dua tempat pelayanan kesehatan berupa puskesmas di Kabupaten Garut dihentikan sementara. Penghentian dilakukan setelah dua tenaga kesehatan (bidan) dari dua puskesmas tersebut terpapar Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Leli Yuliani mengatakan, kedua tenaga kesehatan tersebut bertugas di Puskesmas Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, dan Puskesmas Cempaka, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Kedua tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 itu merupakan dua kasus terbaru.

Warga yang hendak berobat, disarankan untuk datang ke puskesmas lainnya yang terdekat. Dia belum mengetahui kapan pelayanan di dua puskesmas tersebut akan kembali dibuka.

Baca Juga:   Bertambah Lagi 276, Positif Covid-19 di Garut Tembus 14.445 Kasus

“(Penutupan) sampai waktu yang memang berdasarkan hasil swab ulang dan setelah dikaji bisa melakukan pelayanan lagi. Kita terus lakukan Dinkes tracking, tracing, testing (pemeriksaan), treatment (penatalaksanaan yang positif), dan isolasi mandiri para OTG,” ujarnya, Selasa (14/7/2020).

Leli mengimbau agar warga tidak takut saat akan berobat ke puskesmas selama protokol kesehatan diterapkan dengan baik.

Baca Juga:   Kepala Dinas dan Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdik Garut Ditutup Sementara

Secara keseluruhan, saat ini di Kabupaten Garut terdapat lima orang tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Dari lima kasus tersebut, tiga orang di antaranya dinyatakan sembuh, sementara dua orang lainnya masih menjalani perawatan.

“Tak ada kasus kematian tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Garut Yeni Yunita mengatakan bahwa dua tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19, salah satunya baru dilaporkan pada 12 Juli 2020 setelah melakukan uji lab pada bulan lalu.

Baca Juga:   Banyak Santri Terpapar Covid-19, Dinkes Garut Minta Pesantren Terapkan Protokol Kesehatan

“Sekarang keduanya sudah dibawa ke ruang isolasi. Kami juga tracing yang pernah kontak dengan dia,” katanya. (Mrdk)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *