Berita

Mendengar Aktivis Agus Lenon Wafat, Pejabat Disdik Garut Ini Terkejut

×

Mendengar Aktivis Agus Lenon Wafat, Pejabat Disdik Garut Ini Terkejut

Sebarkan artikel ini
Ma'mun Gunawan saat masih jadi mahasiswa. (Foto: Dok. Pribadi)

GOSIPGARUT.ID — Aktivis senior pro demokrasi (ProDem), Agus Eddi Santoso atau yang dikenal teman-temannya dengan nama Agus Lenon, wafat pada Jum’at (10/01/2020) malam lalu sekira pukul 21:11 WIB, karena sakit jantung yang dideritanya beberapa waktu belakangan ini.

Pria kelahiran 24 Agustus 1960 itu adalah mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Jogjakarta di era 1980-an. Kemudian, bersama Nuku Sulaeman pada tahun 80-an mendirikan PIJAR, yaitu salah satu LSM yang anti Soeharto dan rezim Orde Baru.

Meninggalnya Agus Lenon, ternyata mengejutkan salah seorang pejabat di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, Ma’mun Gunawan. Betapa tidak, lantaram Kepala Seksi Sarana Prasarana Sekolah Dasar ini cukup kenal dengan almarhum Agus Lenon, bahkan sempat dekat.

Menurut Ma’mun, dirinya mengenal Lenon berawal dari pertemuan di sebuah acara PIJAR, ketika ia masih kuliah semester tiga. Kemudian pertemuan dengan Lenon berlanjut, ketika pria yang pernah mengelola majalah “Kabar dari Pijar” ini juga mengelola penerbitan buku.

Baca Juga:   DeepSeek vs AI Agents: Siapa yang Akan Bertahan dan Akan Tumbang?

“Kalau tidak salah namanya Lentera yang beralamat di daerah Keramat Jati sekitar tahun 2000an. Bahkan beberapa bulan di pertengahan tahun 2000 saya sering menginap di rumahnya yang merangkap kantor,” terang Ma’mun.

Pejabat berperawakan tegap ini mejelaskan, jika sedang bertemu Lenon, biasanya suka bareng Santoso yang juga teman Lenon sesama aktivis.

Ma’mun mengaku sangat kaget ketika membaca berita di medsos jika Agus Lenon telah berpulang ke Rahmatullah. Ia baru percaya ketika Minggu (12/1/2020) pagi mengkonfirmasikan ke salah satu rekan yang juga dekat dengan beliau.

“Beliau orang baik. Buat saya beliau adalah seorang ideologis. Selama hidupnya, almarhum dikenal sebagai aktivis yang bukan sekedar kritis, tetapi gigih sebagai pejuang demokrasi dan kerap aktif melakukan advokasi terhadap kasus hukum yang menimpa masyarakat kecil,” ujar Ma’mun.

Baca Juga:   Pasar Skincare Indonesia Melesat: Serum & Essence Catat Pertumbuhan 38,97% di Q3 2024

Ia menambahkan, saat Ma’mun menikah pada 9 Oktober 1999 lalu, Agus Lenon datang ke Garut tetapi tidak ke rumah Ma’mun, melainkan Lenon menginap di rumah kawannya Ustadz Iqbal di pesantren Persis Tarogong.

“Dua hari setelah pernikahan, kami malah ketemu di Cirebon. Beliau memberikan kado yang masih terbungkus rapih, isinya buku-buku terbitan baru saat itu,” kata Ma’mun.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya masih terngiang dengan pesan Agus Lenon yang disampaikan kepadanya saat mengantar pulang di stasiun kereta api. Lenon sempat berkata begini: “Kamu sudah nikah dan nanti punya anak. Jangan pernah takut sengsara dan miskin karena kita tidak akan berhenti membela rakyat kecil. Jangan pernah berhenti mengangkat kepalan tangan kiri untuk melawan, dan mengulurkan tangan kanan untuk menolong.”

Baca Juga:   Sebanyak 1,5 Juta Masyarakat di Daop 6 Gunakan Kereta Kelas Ekonomi pada Januari - April 2025

“Saat saya sudah memiliki kontrakan sendiri di daerah Tebet, saya masih sering ketemu di TIM. Sekedar makan, ngopi, ngobrol, disuksi dan nonton pagelaran budaya atau menyaksikan kawan kami Marlin Dinamikanto membaca puisi. Sering juga ketemu di tempatnya Bang Hariman Siregar (tokoh pergerakan Malari 74) di Jalan Lautze atau kadang di Klinik Buana di daerah Cikini,” papar Ma’mun.

Terakhir bertemu antara dirinya dengan Lenon, kalau tidak salah, sekitar tahun 2001 saat Ma’mun sedang mengadvokasi korban pembebasan lahan jalan tol Palkanci.

“Berarti sekitar 19 tahun saya lose contact dengan beliau sampai sekarang. Insha Allah, Bang Lenon mendapatkan tempat yang indah di sisi Allah SWT,” kata Ma’mun. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *