GOSIPGARUT.ID — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginginkan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Depok menjadi jendela dunia dalam mengenalkan kekayaan kebudayaan Sunda ke panggung internasional.
Hal itu disampaikan Dedi saat memberikan kuliah umum bertajuk “Bersama Membangun Jawa Barat: Dari Kearifan Lokal ke Panggung Global” di Kampus UIII, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/10/2025).
Menurut Dedi, UIII memiliki peran strategis sebagai kampus bertaraf internasional yang dapat menjadi ruang diplomasi kebudayaan Sunda.
“Kehadiran kampus UIII ini bagi saya perspektif baru sebagai Gubernur Jawa Barat. Saya jadi punya cakrawala lebih luas untuk mengenalkan kebudayaan Sunda dalam pandangan universalitas agama,” ujar pria yang akrab disapa KDM itu.
Dedi mendorong agar UIII dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat bergotong royong dalam menyusun berbagai kajian ilmiah untuk memperkuat promosi budaya Sunda di kancah global.
“Melalui riset dan karya ilmiah yang komprehensif, kita bisa menunjukkan bahwa budaya Sunda memiliki nilai-nilai luhur yang sejalan dengan prinsip kemanusiaan universal,” katanya.
Tak hanya itu, Dedi juga berkomitmen memperluas eksistensi kampus UIII di tengah masyarakat Jawa Barat. Ia bahkan mendorong agar UIII segera membuka program studi jenjang Sarjana (S1) agar semakin banyak putra-putri daerah yang bisa menimba ilmu di sana.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga menyinggung rencana pembangunan stadion di area kampus UIII. Ia menilai fasilitas itu akan memperkuat daya tarik UIII sebagai kampus modern berwawasan global.
“UIII ini kampus negeri, seluruh asetnya milik negara. Jadi pembangunan stadion itu justru memperkaya fungsi kampus dan sudah sesuai prosedur,” tegasnya.
Dedi berharap sinergi antara Pemprov Jabar dan UIII bisa menjadi contoh konkret bagaimana kearifan lokal dapat menjadi kekuatan diplomasi budaya. “Kita ingin budaya Sunda tidak hanya dikenal di tatar Pasundan, tapi juga di mata dunia,” tutupnya. (Yan AS)

.png)











