GOSIPGARUT.ID — Polsek Cisompet tampaknya tak main-main soal keamanan lingkungan. Rabu malam, 3 September 2025, Kapolsek Cisompet AKP H. Misno Winoto turun langsung mengontrol pos kamling yang selama ini banyak dibiarkan kosong.
Misno blak-blakan, lemahnya ronda malam bisa jadi celah masuk bagi dua hal: pencurian kendaraan dan paham radikal. “Kalau warga lengah, lingkungan kita bisa disusupi hal-hal yang mengancam ketertiban,” ujarnya.
Kegiatan kontrol yang dimulai pukul 22.00 WIB itu menyasar sejumlah titik pos ronda di wilayah hukum Cisompet. Polisi tak sekadar menengok, mereka juga mewanti-wanti warga agar cepat tanggap menghadapi segala aduan. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas, kata Misno, wajib dilakukan bila ada gejala yang mencurigakan.
Selain radikalisme, ancaman bencana alam ikut jadi perhatian. Intensitas hujan tinggi diperkirakan memicu longsor, banjir bandang, pergeseran tanah, hingga pohon tumbang. “Warga tidak bisa hanya menunggu polisi. Siskamling harus kembali hidup,” tutur Misno.
Pesan keras juga ditujukan soal maraknya pencurian motor. Polisi mengingatkan agar warga tak ceroboh, termasuk dengan mengunci ganda kendaraan. “Keamanan bukan milik polisi saja. Kalau pos ronda mati, pencuri yang tertawa,” ucap Misno.
Dengan gaya lugasnya, Kapolsek Cisompet menegaskan kembali: tanpa ronda malam, lingkungan mudah rapuh.



.png)

















