GOSIPGARUT.ID — Memanfaatkan kesempatan dengan baik. Itulah pesan yang tersirat dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Wahyu Mijaya dalam kesempatannya menghadiri “Job Fair” di SMKN 2 dan SMKN 9 Garut, pekan lalu.
Hal itu disampaikannya karena saat ini satuan pendidikan sudah terjalin kerja sama antara satuan pendidikan setara SMK dengan dunia usaha industri untuk mewadahi alumni maupun masyarakat sekitar yang sedang mencari pekerjaan.
Kadisdik mengatakan, hari ini sekolah memberi peluang untuk memfasilitasi lowongan kerja itu. “Upaya sekolah sangat baik dan ini harus dioptimalkan. Maka, manfaatkanlah kesempatan ini dengan baik,” ucapnya.
Kadisdik pun berpesan kepada pelamar yang sudah diterima bekerja untuk bisa konsisten. “Anak-anak harus bertahan minimal tiga tahun, dengan tujuan supaya dapat memahami alur kerja di samping mempelajari ilmu maupun karakter pimpinannya itu sendiri,” tutur dia.
Menurut Kadisdik, keahlian kognitif hanyalah pintu masuk menuju masa depan. Kunci utamanya adalah karakter. “Bisa jadi nilai dan keahlian anak-anak bagus, tetapi jika tidak diimbangi dengan karakter yang bagus tidak akan bertahan lama. Terus jaga integritas, disiplin, dan kuasai ilmu interpersonal,” pesannya.
Dalam kegiatan tersebut, Kadisdik pun sempat melihat berbagai karya peserta didik SMKN 2 Garut yang dipamerkan.
Seluruh kompetensi keahlian memamerkan produk unggulan, salah satunya motor bertenaga panel surya yang dikembangkan oleh siswa jurusan teknis kendaraan ringan.
Demikin juga di SMKN 9 Garut, Kadisdik pun memberi motivasi kepada para siswa, sekaligus menutup rangkaian Job Fair akhir tahun ini.
Di akhir pesannya, Kadisdik menekakan kalau peserta didik harus memiliki integritas, disiplin, dan menguasai interpersonal skill. “Jadikan lingkaran pertemanan diisi orang-orang positif yang mendukung kebaikan, dan yang tak kalah penting teman harus memberi pengaruh baik, membawa hal positif,” pesannya lagi. (Tomril)


.png)







