Berita

Leuweung Sancang Garut Miliki Pohon Langka di Dunia yang Hanya Tumbuh di Sana, Apa Itu?

×

Leuweung Sancang Garut Miliki Pohon Langka di Dunia yang Hanya Tumbuh di Sana, Apa Itu?

Sebarkan artikel ini
Hutan Sancang yang berlokasi di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Leuweung Sancang, salah satu objek wisata ziarah di Kabupaten Garut yang banyak diburu pecinta wisata ziarah, ternyata merupakan cagar alam yang memiliki pohon langka di dunia karena pohon itu hanya tumbuh di Hutan Sancang.

Leuweung Sancang yang berlokasi di Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, itu juga terkenal karena mitos Maung Kajajaden (Harimau jadi-jadian) dan Kayu Kaboa.

Konon, Kayu Kaboa adalah jelmaan tongkat Prabu Kean Santang saat mencari-cari ayahnya yakni Prabu Siliwangi. Ajaibnya, Kayu Kaboa tidak ditemukan di hutan manapun dan hanya bisa tumbuh di hutan Sancang. Menurut kepercayaan sebagian orang, Kayu Kaboa memiliki kesaktian bagi pemiliknya.

Baca Juga:   Ria Andriani, PPL di Cilawu Peraih Prestasi Tingkat Nasional Dapat Apresiasi Bupati Garut

Namun meski dipercaya memiliki kesaktian, pengunjung wisata ziarah dilarang menebang pohon Kaboa yang ada di hutan Sancang karena dilindungi Undang-undang.

Sedangkan nama Sancang sendiri konon diambil dari nama Prabu Kean Santang. Dari kata “Santang” menjadi Sancang dan terkenal hingga saat ini.

Kepala Desa Sancang, Deni Ruhimat mengakui bahwa cerita tentang keanehan Leuweung Sancang memang sudah tidak asing lagi. Namun, karena status cagar alam ada di wilayah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), masyarakat Desa Sancang tidak bisa memaksimalkan wisata ziarah yang ada di Leuweung Sancang.

Baca Juga:   Garut Pemasok Susu Segar ke Sejumlah Industri Besar di Indonesia Seperti PT Ultra Jaya Milk

“Leuweung Sancang tidak bisa dibuat wisata ziarah secara terbuka. Bagi peziarah yang datang memang diijinkan, tetapi ada aturan yang harus ditaati seperti tidak boleh merusak ekosistem yang ada di Hutan Sancang apalagi menebang pohon. Jalan juga tidak boleh diperlebar hanya cukup untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki,” terangnya, Rabu (12/9/2023).

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *