GOSIPGARUT.ID — Musibah banjir bandang dan longsor yang melanda 14 kecamatan di Kabupaten Garut pada Jum’at lalu (15/7/2022), berdampak pada saluran air yang keruh sehingga tidak dapat digunakan dan dikonsumsi oleh masyarakat sekitar.
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) atau lebih dikenal dengan PDAM Tirta Intan Garut melakukan penanganan kebutuhan air bersih masyarakat dengan pendistribusian air bersih melalui tangki.
Direktur Utama PDAM Tirta Intan Garut, Dr. H. Aja Rowikarim menyampaikan, ada beberapa wilayah yang sudah mendapatkan pelayanan distribusi air bersih melalui tangki, diantaranya di Kecamatan Tarogong Kaler yaitu di daerah Pasirlanjung, Sindangsari, Pasirlingga, dan Jatibuleud.
Sedangkan di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, yaitu di Posko TNI Terminal, Bojong Sudika Cimacan, pembuatan keran umum di MDL, Bumi Asri Blok E, dan Nusajaya di Jalan Proklamasi.
“Untuk wilayah Garut Kota, juga telah mendapatkan pelayanan yaitu pendistribusian air bersih melalui tanki yang dilakukan di daerah Sumbersari, Dayeuhandap, Pakuwon, Ciwalen, dan Guntur,” jelas Aja, Senin (18/7/2022).
Ia menambahkan, tujuan dari pelayanan ini adalah dalam rangka memberikan bantuan air bersih dan alat kebersihan kepada para penyintas banjir di Kabupaten Garut. Untuk sementara ini pihaknya telah melayani 16 wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Garut.
“Saat ini kami tengah melakukan normalisasi intake instalasi (penangkap air) untuk 15.000 pelanggan dari mata air Awilega Cipulus dan sumber mata air Cibuntu,” pungkas Aja. (Yan AS)



.png)











