GOSIPGARUT.ID — Jika tak ada aral melintang, jalur kereta api (KA) reaktivasi antara Stasiun Cibatu-Garut sepanjang 19,5 Km bakal segera diresmikan penggunaannya.
Pengoperasian pada tanggal 14 Maret 2022 itu terus disiapkan termasuk perjalanan kereta api yang akan menandai momentum di lintas selatan tersebut, di mana layanannya sama-sama diluncurkan.
“Rencananya demikian,” kata Jubir PT Kereta Api Indonesia (KAI) Pusat, Joni Martinus kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).
Sebelumnya, ramai dibahas bahwa nama kereta api yang melayani akses jalan baja ke “Kota Dodol” itu adalah Kamojang Ekspres dengan relasi Garut-Pasar Senen, Jakarta.
Belakangan, Pemkab setempat mengusulkan nama gunung lainnya sebagai KA yang melalui wilayahnya yakni Cikuray Ekspres.
Mana label yang disematkan, bahkan bisa saja opsi lainnya yang dipilih, Joni menyebut pihaknya belum memutuskan.
“Tunggu saja diumumkan nanti saat launching,” ujar Joni.
Ia menjelaskan, kereta api yang dioperasikan itu merupakan KA kelas ekonomi yang mendapat subsidi dari pemerintah (public service obligation) pada tahun ini.
Kebijakan itu satu paket dengan KA Lokal Cibatu-Garut yang tak menutup kemungkinan diintegrasikan ke KA lokal lainnya seperti Cibatu-Padalarang.
Diharapkan, kepastian pengoperasian itu bisa menjawab aspirasi dan kepenasaran masyarakat Garut dan sekitarnya termasuk bisa mengangkat potensi ekonomi dan wisata. ***



.png)









