Berita

Mulai April 2022, Siaran TV di Garut Akan Migrasi dari Analog ke Digital

×

Mulai April 2022, Siaran TV di Garut Akan Migrasi dari Analog ke Digital

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Migrasi dari TV analog ke digital.

GOSIPGARUT.ID — Kepala Diskominfo Garut, Muksin, menyampaikan bahwa Analog Switch Off (ASO) di Kabupaten Garut akan efektif berlaku pada bulan April 2022. Mulai saat itu, siaran analog akan mati dan akan migrasi (beralih) ke siaran digital.

“Jadi nanti oleh kelompok informasi masyarakat (KIM) disampaikan kepada masyarakat, bahwa nanti pada bulan April siaran analog yang selama ini ditangkap oleh televisi itu akan mati. Jadi tidak bisa lagi menonton siaran televisi analog pada TV analog. Nah, gantinya adalah siaran beralih ke TV digital,” ujar dia, Jum’at (24/9/2021).

Berbicara pada acara diskusi terkait peluang dan tantangan hadirnya TV digital bagi konten kreator, di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jum’at (24/9/2021), Muksin mengungkapkan, TV analog yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat akan tetap bisa berfungsi dengan ada penambahan perangkat bernama set top box atau STB.

Baca Juga:   Proses Hukum Tragedi Makan Gratis di Garut Harus Ada Azas “Equality Before The Law"

“TV digital ini dengan semboyannya ‘bersih, jernih, canggih’. Nah bagaimana dengan TV analog yang selama ini ada? Itu masih dapat berfungsi dengan penambahan perangkat (bernama) STB atau set top box,” ungkapnya.

Muksin menerangkan bahwa pihaknya diamanatkan untuk warga yang kurang mampu akan ada pemberian bantuan STB dari pemerintah, di mana berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) ada sekitar 422 ribu lebih keluarga yang terdaftar sebagai penerima manfaat bantuan dari pemerintah.

Meskipun begitu, lanjut dia, pihaknya akan menyaring terlebih dahulu masyarakat yang memiliki televisi dan ter-cover oleh siaran televisi terestrial.

“Nah itu kami harus dapat menyaring khusus masyarakat yang memiliki televisi. Nah yang memiliki televisi pun harus disaring lagi dengan masyarakat yang masuk kedalam coverage siaran televisi terestrial,” lanjut Muksin.

Baca Juga:   Simak Jadwal Layanan SIM Keliling Garut Jumat 11 Maret 2022

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Adiyana Slamet, menyampaikan, ASO ini dibagi menjadi tiga tahap, yakni tahap pertama 30 April 2022, tahap kedua 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga 2 November 2022.

Kabupaten Garut sendiri, imbuh dia, masuk ke dalam tahap kesatu bersama beberapa daerah lain yang ada di wilayah Pringan Timur.

“Peraturan Menteri (Kominfo) Nomor 11 Tahun 2021 menghendaki bahwa ASO ini dibagi tiga tahap. Tahap pertama 30 April 2022, itu ada lima wilayah layanan siar (atau) ada 12 kabupaten/kota yang harus off TV analognya, salah satunya Garut,” terang Adiyana.

Ia menuturkan, bahwa efek dari perubahan TV analog ke TV digital ini memiliki multiplier effect (efek berganda) yang banyak.

“KPID Jawa Barat ingin mengingatkan, bahwa peluang analog switch off itu tidak hanya ngomongin tadi, tidak hanya apa yang kemudian menjadi tagline ‘bersih, jernih, canggih’, tapi multiplier effect itu luar biasa banyak sebenarnya, termasuk permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan kreativitas apa segala macam,” ujar Adiyana.

Baca Juga:   Pencapain Prestasi Garut di MTQ Jabar ke-38 Meningkat, Begini Kata Barnas Adjidin

Ia menjelaskan walaupun pibaknya tidak masuk dalam struktur inti dalam Tim Gugus Tugas ASO Nasional, tapi KPID Jawa Barat memiliki kewajiban dan tanggung jawab terkait dengan ASO ini.

“Maka kami berkepentingan untuk mendorong dari hulu sampai ke hilir walaupun kami tidak masuk dalam struktur inti Tim Gugus Tugas ASO Nasional. Tapi kami berkewajiban dan punya tanggung jawab moral bahwa ini adalah pijakan yang sangat strategis untuk bangsa Indonesia dan masyarakat Jawa Barat,” pungkas Adiyana. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *