Berita

Berselisih dengan Warga Garut, Pria Mengaku Jenderal TNI Lapor ke Polda Jabar

×

Berselisih dengan Warga Garut, Pria Mengaku Jenderal TNI Lapor ke Polda Jabar

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Lapor polisi.

GOSIPGARUT.ID — Pria mengaku jenderal TNI bintang dua YIS melaporkan warga ke Polda Jabar atas dugaan kasus penganiayaan di Kabupaten Garut. Polisi tengah memproses laporan tersebut.

“Yang bersangkutan sudah laporan. Sudah diterima kemarin sore tentang penganiayaan. Artinya kita akan memproses dulu laporannya,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago, Senin (23/8/2021).

Sementara dalam surat kronologi kejadian yang berkop Desa Sulaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, mengungkapkan bahwa pria berinisial YIS itu terlibat keributan di pertigaan Jalan Waluran Lebak pada Kamis (19/8/2021).

Baca Juga:   Bali Sun Tours Luncurkan Portofolio Pengalaman 2025 dan Pemesanan Langsung

Menggunakan mobil, pria tersebut memaksa warga membongkar patok besi.

Patokan besi itu digunakan untuk membatasi masuknya kendaraan truk besar ke jalur tersebut. Sebab, jalur itu merupakan jalan utama desa wisata namun masih bisa dilalui kendaraan lain.

Warga menolak membongkar yang justru membuat pria itu marah. Karena merasa takut, warga akhirnya membongkar dan patok besi kemudian dibawa oleh pria tersebut.

Baca Juga:   Dana Zakat Garut Tembus Rp10 Miliar, Pemilihan Komisioner Baznas Didesak Bawa Perubahan Fundamental ​

Singkat cerita, kejadian itu kemudian diketahui oleh warga lain. Sehingga sekitar 150 orang warga berangkat menyusul oknum TNI untuk mempertanyakan sikap dan tindakan pembongkaran itu.

Saat didatangi warga, terjadi keributan lagi. Hingga akhirnya warga terpancing emosi dan melakukan tindakan pemukulan. Kejadian terhenti saat pria mengaku TNI itu diamankan oleh aparatur Desa Sulaksana.

Pria tersebut kemudian dijauhkan oleh warga. Kemudian pria mengaku TNI itu diberikan perawatan namun ditolak. Belakangan, pria mengaku jenderal TNI itu melaporkan kejadian ke Polda Jabar.

Baca Juga:   Dampak Corona, Ribuan Pekerja Industri Kerajinan Kulit Garut Dirumahkan

Erdi mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan atas laporan tersebut. Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Nanti akan diperiksa beberapa saksi yang ada pada saat kejadian itu,” kata dia. (dtc)

Gusrajab
previous arrow
next arrow

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *