Berita

Konsumsi Premium di Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis Terjadi Penurunan

×

Konsumsi Premium di Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis Terjadi Penurunan

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- PT Pertamina (Persero) melalui Regional Jawa Bagian Barat mencatat penurunan konsumsi Premium di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Ciamis, sejak diberlakukan Program Langit Biru pada 12 November tahun lalu.

GOSIPGARUT.ID — PT Pertamina (Persero) melalui Regional Jawa Bagian Barat mencatat tren penurunan konsumsi harian BBM jenis Premium (RON 88) yang signifikan di sebagian wilayah Priangan Timur. Penurunan konsumsi Premium itu terjadi di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Ciamis.

“Penurunan terjadi dibandingkan rata-rata konsumsi harian normal Premium pada periode sebelum dimulainya Program Langit Biru (PLB),” kata Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, dalam siaran persnya.

Konsumsi Premium di Kabupaten Garut, turun signifikan hingga 91 persen dibandingkan rata-rata konsumsi normal harian yaitu lebih dari 15 KL. Di Kabupaten Ciamis, konsumsi Premium turut mengalami penurunan yang juga signifikan, yakni hingga 66 persen dibandingkan rata-rata konsumsi normal harian yakni sekitar lebih dari 10 KL. Sedangkan di Kota Tasikmalaya, konsumsi Premium mengalami penurunan sebesar 16 persen dibandingkan konsumsi normal harian yaitu lebih dari 5 KL.

Baca Juga:   Area Priangan Timur Jadi yang Pertama Migrasi TV Analog ke Digital

Penurunan konsumsi Premium itu diiringi peningkatan konsumsi Perta Series (Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo) pada Selasa (19/1/2021), setelah PLB berjalan sejak 12 November 2020 lalu.

Eko mengatakan, Pertamina mencatat peningkatan konsumsi BBM dengan angka oktan tinggi di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Ciamis. Hal itu menunjukkan kepedulian masyarakat akan hadirnya kualitas udara yang lebih bersih.

Baca Juga:   RSUD Slamet Garut Jadi Rujukan Penanganan Virus Corona di Priangan Timur

“Hal ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat yang sudah mulai tergerak menggunakan energi yang lebih bersih, guna meningkatkan kualitas udara dan lingkungan,” kata Eko.

Ia menjelaskan, Pertamina mencatat peningkatan total konsumsi Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo tertinggi di Kabupaten Ciamis, yakni meningkat 14 persen dibandingkan rata-rata konsumsi normal harian sebelum PLB dimulai yaitu lebih dari 200 kiloliter (KL). Tren yang serupa juga terjadi di Kabupaten Garut, dimana konsumsi Perta Series turut meningkat sekitar 4 persen dibandingkan rata-rata konsumsi normal harian yaitu sekitar 200 KL. Sedangkan di Kota Tasikmalaya, tercatat konsumsi Perta Series meningkat sekitar 2 persen dari konsumsi normal harian yaitu sekitar 170 Kiloliter (KL). (Rol)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *