Berita

Pasokan Kulit di Garut Melimpah, Harga Penjualan Menurun Hingga 50 Persen

×

Pasokan Kulit di Garut Melimpah, Harga Penjualan Menurun Hingga 50 Persen

Sebarkan artikel ini
Kulit hasil penyamakan di Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pasokan kulit yang sudah disamak di Kabupaten Garut diperkirakan akan melimpah karena minimnya permintaan. Kondisi tersebut  berdampak pada harga penjualan kulit yang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Penurunannya sampai 50 persen.

“Tahun ini kami prediksi pasokannya banyak karena yang haji tidak jadi. Mereka kemungkinan akan kurban dan pasokan kulit bakal semakin banyak,” kata Wakil Ketua Asosiasi Penyamak Kulit Indonesia (APKI) Garut, Sukandar, Jum’at (31/7/2020).

Musim qurban di Idul Adha sendiri, biasanya harga penjualan kulit mentah cukup tinggi, karena hal tersebut sejalan dengan angka permintaan kulit yang sudah disamak di pasaran. Pihaknya pun kemudian membuat surat edaran harga jual kulit tahun ini. “Harga itu berasal dari para pengusaha,” tambahnya.

Baca Juga:   Tarian Erotis di Garut Culture Fest Disesalkan Sejumlah Kalangan, Termasuk Wabup

Dalam surat edaran tersebut, dicantumkan untuk harga kulit sapi jawa lokal kelas 1 contohnya hanya dibeli sebesar Rp6.000 per kilogram, padahal tahun lalu harganya bisa sampai Rp12.000 per kilogram. Kulit sapi perah paling murah, per kilonya dibeli Rp3.000 sampai Rp4.000 per kilogram.

Untuk harga kulit domba kelas 1, berada di kisaran Rp30.000 per lembar dari harga sebelumnya Rp50.000 dan Rp10.000 untuk kelas 3.

Baca Juga:   Stok Melimpah, Harga Bawang Putih di Pasar Induk Garut Turun Drastis

“Sekarang juga kan belum semua pengusaha kulit di Garut sudah buka usahanya. Jadi permintaan kulit memang akan menurun, sedangkan pasokan barang melimpah,” kata Sukandar.

Dia menjelaskan, sebelum terjadinya pandemi Covid-19, usaha kulit di Garut sebetulnya sudah mulai mengalami penurunan, tepatnya sejak tiga tahun lalu. Hal itu akibat dibukanya perdagangan bebas.

Baca Juga:   Garut Klaim Telah Siapkan Dana untuk Memperbaiki Seribu Unit Rumah

“Adanya wabah Covid-19 semakin memperparah usaha kulit yang sudah jadi ciri khas di Garut ini,” ujar Sukandar. (Mrdk)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *