GOSIPGARUT.ID — Menjelang puasa Ramadhan 1441 H, stok bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Garut, aman. Kebutuhan bahan pokok seperti beras, telur, daging, gula dan komoditas lainnya dipastikan masih mencukupi.
Oleh karena itu, Wakil Pimpinan Bulog Cabang Ciamis, Budi Sultika, SP, MM, meminta masyarakat tidak perlu resah hingga membeli kebutuhan pokok secara berlebihan. Meski di tengah pandemi Covid-19 dan memasuki bulan Ramadhan, stok bahan pangan — termasuk gula pasir — yang sebelumnya langka di pasaran, kini stoknya aman dan harga dipastikan terjangkau.
“Stok bahan pangan antara lain beras menjelang puasa cukup sehingga masyarakat tidak perlu panik, apalagi di beberapa wilayah di Kabupaten Garut sebentar lagi panen raya,” kata Budi kepada GOSIPGARUT.ID, Minggu (5/4/2020).
Diamini Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) ESDM Kabupaten Garut, Erwin SN, S.Sos, M.Si. Di tempat terpisah, ia pun mengatakan bahwa stok kebutuhan pokok, termasuk gula pasir, menjelang puasa stoknya aman dan dipastikan harga stabil.
“Sebelumnya gula pasir sempat langka dan harganya naik. Alasannya karena produsen gula pasir di dalam negeri tidak mampu mencukupi kebutuhan gula masyarakat sehingga membutuhkan import. Sempat tersendat karena pandemi Covid-19, namun kini suplai untuk DKI Jakarta dan Jawa Barat, sudah aman,” ujar dia.
Ditandaskan Erwin, masyarakat tidak perlu resah apalagi panic buying hingga menimbun bahan pokok. Ancaman bagi siapa saja yang berani menimbun bahan pokok tercantum dalam UU Perdagangan pasal 107 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp50 miliar. (Respati)



.png)












