Tokoh

Pria Asal Garut Ini Berkata: Susahnya Jadi Menkop Berlatar Pegiat Antikorupsi

×

Pria Asal Garut Ini Berkata: Susahnya Jadi Menkop Berlatar Pegiat Antikorupsi

Sebarkan artikel ini
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pria asal Garut, Teten Masduki menyebut tak mudah alias susah memangku jabatan sebagai Menteri Koperasi dan UKM sementara latar belakangnya justru lebih akrab dengan dunia hukum, politik, dan anti-korupsi.

“Saya diminta oleh Presiden untuk memimpin Kementerian Koperasi dan UKM. Dan waktu itu beliau bilang karena di periode kedua pembangunan SDM dan UMKM jadi prioritas, maka saya diminta untuk urus ini,” kata pria kelahiran Limbangan ini, Jumat (6/3/2020).

Ia mengaku kaget dan secara jujur mengatakan bahwa posisi itu bukanlah sesuatu yang mudah.

Baca Juga:   Kinkin Fatonah Kembali Pimpin Muslimat NU Garut, Terpilih Aklamasi di Konfercab XII

“Saya sampaikan ke Presiden, ini enggak mudah, kementerian ini karena anggarannya pun di bawah Rp1 triliun, organisasinya pun kecil bagaimana saya punya kendali untuk mengurusi 64 juta pelaku usaha UMKM dan koperasi,” kata Teten kepada Presiden.

Namun Presiden Jokowi, kata Teten, menyerahkannya kepada Teten semua tantangan itu agar bisa dijawab dengan baik. “Kata Presiden ya itu tantangannya, diurus saja,” katanya.

Baca Juga:   Naya Adisha Azzarra, Juarai Event "Bumi Upi Milari Bakat" pada Mieling Poe Indung 2024 se-Garut

Oleh karena itu, Teten pun berupaya untuk mendisain ulang program-program di Kementerian Koperasi dan UKM. Ia juga sedang mengusulkan perubahan struktur birokrasi di kementeriannya dan melakukan peremajaan pejabatnya.

“Dan juga sistem pendukungnya agar punya ‘mindset’ bahwa Kementerian Koperasi dan UKM ini harus menjadi inkubator bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dan berkembang,” katanya.

Dalam waktu bersamaan, Teten juga ingin membangun kebijakan atau ekosistem yang mendukung tumbuhnya ekonomi rakyat. Jadi, meskipun berlatar belakang pegiat anti-korupsi, Teten mengaku tetap optimistis meskipun tak mudah.

Baca Juga:   Go Internasional, Pemuda Berprestasi Asal Garut Ini Tulis Buku "Genggam Dunia dari Desa"

“Jadi saya enggak terlalu awam dengan ekonomi apalagi waktu di Istana saya banyak berhubungan dengan pelaku usaha besar dan juga masyarakat. Jadi saya punya interkoneksi yang cukup bagus untuk mengawinkan mereka dalam bentuk kemitraan,” katanya. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *