GOSIPGARUT.ID — Ribuan warga dari sejumlah kecamatan yang ada di wilayah Garut Selatan, tumplek memenuhi lapangan Kiarakohok, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Minggu (15/9/2019).
Saat itu warga tengah mengikuti rangkaian acara “Gebyar Masyarakat Garut Selatan” yang diselenggarakan oleh Presidium Masyarakat Garut Selatan sebagai upaya memberikan tekanan kepada pemerintah pusat agar secepatnya mewujudkan pemekaran Garut Selatan menjadi daerah otonomi baru (DOB).
“Kami berkumpul di sini untuk menyambut lahirnya kabupaten baru, Garut Selatan. Kami minta pemerintah segera mencabut moratorium pemekaran wilayah, dan mensyahkan Garut Selatan sebagai DOB,” ujar Wawan, salah seorang warga Garut Selatan yang hadir di acara itu.

Gebyar Masyarakat Garut Selatan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (14 – 15 September 2019). Selama dua hari itu, di lapang Kiarakohok digelar aneka kegiatan yang melibatkan ribuan massa. Mulai dari pagelaran seni, tabligh akbar, sampai jalan santai.
Dalam puncak acara yang berlangsung Minggu (15/9/2019), selain dihadiri sejumlah tokoh dari Garut Selatan juga dihadiri oleh sembilan anggota DPRD Garut yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) 3 Garut Selatan.
Kesembilan anggota DPRD itu memberi dukungan cukup besar akan terselenggaranya Gebyar Masyarakat Garut Selatan. Mereka adalah Alit Suherman (PKB), Tatang Sumirat (Gerindra), Dadan Wandiansyah (PDIP), Samsudin (Golkar), Aris Munandar (Golkar), Nita Mustika Utami (Golkar), Irwandani (PAN), Iwan Setiawan (Hanura), dan Witri Astrini (Demokrat). ***



.png)





