GOSIPGARUT.ID — Sebanyak lima rumah panggung (terbuat dari kayu dan bilik bambu) dan satu rumah permanen milik warga RT 01/RW 04, Kampung Sangianglawang, Desa Parakan, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, ludes terbakar.
Kejadian naas tersebut berlangsung pada Sabtu malam (14/9/2019) sekira pukul 23:30 WIB, dan diduga disebabkan oleh konsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah panggung.
Kapolsek Samarang Kompol Supian BJ, SH melaporkan, dugaan terjadinya konsleting listrik itu berlangsung di rumah Ayi ketika ia bersama pemilik rumah lainnya tengah terlelap tidur. Dari rumah Ayilah api berasal, yang kemudian merembet ke enam rumah lainnya.
“Maklum posisi rumah mereka berdempetan, jadi sebaran api dengan cepat berlangsung,” ujar Supian.

Ia menerangkan, kelima rumah panggung itu masing-masing milik Rohmat (57), Dede (60), Ayi (50), Endang (58), dan Ade (40). Sementara satu rumah permanen adalah milik Nana (40).
“Kondisi kelima rumah panggung itu habis terbakar, sedangkan satu rumah permanen rusak berat,” terang Supian.
Ia juga menerangkan, kobaran api yang melumat keenam rumah itu baru bisa dipadamkan sekira pukul 01:00 (Minggu, 15 September 2019). Upaya pemadaman dilakukan oleh warga sekitar dan petugas Kepolisian serta Pemadam Kebakaran.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Namun kerugian materil ditaksir sekitar Rp200 juta. Kejadian tersebut saat ini masih dalam penyelidikan dan penyidikan Kepolisian Sektor Samarang,” ujar Supian. ***


.png)











