Wisata

Selama Ramadhan, Taman Satwa Cikembulan Garut Tutup untuk Umum

×

Selama Ramadhan, Taman Satwa Cikembulan Garut Tutup untuk Umum

Sebarkan artikel ini
Seekor harimau di Taman Satwa Cikembulan, Kabupaten Garut. (Foto: Zainulmukhtar)

GOSIPGARUT.ID — Seperti Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, pengelola Taman Satwa Cikembulan, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, menutup aktivitas wisata untuk umum.

Lembaga konservasi tersebut, baru bisa dikunjungi wisatawan mulai hari H pertama Idul Fitri 1440 H. Karena selama Ramadhan merupakan masa jeda aktivitas kepariwisataan. Sebulan penuh, satwa-satwa di lingkungan Taman Satwa Cikembulan dibiarkan menikmati suasana sunyi, dan terbebas dari interaksi dengan pengunjung.

Pengelola pun dapat memberikan perawatan penuh kepada satwa-satwa yang ada. Juga, mereka bisa berkonsentrasi menata, dan melakukan perbaikan sarana prasarana tersedia untuk persiapan menghadapi lonjakan pengunjung pada Idul Fitri.

Baca Juga:   MUI dan Forkopimda Garut Larang Toko Pajang Alat Kontrasepsi Secara Terbuka Selama Ramadhan

“Satwa kan perlu rehat. Seperti biasa, selama Ramadhan, kegiatan lebih ke perbaikan dan penataan sarana yang ada sebagai upaya peningkatan pelayanan terhadap pengunjung begitu masuk lebaran (Idul Fitri) nanti,” kata Manajer Taman Satwa Cikembulan Rudy Arifin, Senin (6/5/2019).

Untuk memenuhi kebutuhan operasional, pakan, obat-obatan satwa, dan pembayaran karyawan selama Ramadhan, lanjut Rudy, pihaknya mengoptimalkan sebagian pendapatan diperoleh sewaktu ramai kunjungan beberapa waktu menjelang Ramadhan.

“Meskipun jelang Ramadhan tahun ini belum masuk liburan anak sekolah, tapi Alhamdulillah, ada peningkatan kunjungan dibandingkan hari-hari biasa,” ujarnya.

Baca Juga:   Libur Tahun Baru 2026, 27 Destinasi Wisata di Garut Diserbu Ribuan Pengunjung

Sayangnya, tutur Rudy, harapan akan adanya perbaikan atas kondisi jalan lintasan akses masuk ke lokasi Taman Satwa Cikembulan hingga kini tak juga terealisasi.

Kondisi jalan aspal terkelupas dengan lubang menganga, serta bebatuan besar menonjol di sana sini terkesan dibiarkan hingga menjadi kendala bagi masuknya kendaraan pengunjung ke lokasi.

Padahal, Taman Satwa Cikembulan sudah menjadi salah satu ikon pariwisata Garut dengan jumlah pengunjung terus meningkat dari tahun ke tahun. Baik warga lokal, regional, maupun nusantara bahkan mancanegara.

Baca Juga:   Disbudpar Garut Kaji Standarisasi Keamanan Wisata di Pemandian Darajat

Jenis satwa yang menyedot perhatian banyak pengunjung di Taman Satwa Cikembulan terutama orang utan (Pongo Pygmeus Moreo) asal Kalimantan yang berada di kandang terbuka. Singa Afrika (Panthera Leo), harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae), macan tutul (Panthera Pardus), serta aneka burung, dan ular.

Taman Satwa Cikembulan dikenal berhasil mengembangkan satwa berpasangan. Seperti singa afrika, macan tutul, orangutan, landak, kakaktua, rusa, dan bayan. (Ant/Yus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *