GOSIPGARUT.ID — Ulama besar Nahdlatul Ulama (NU), Habib Muhammad Luthfi diagendakan mengunjungi Garut pada Kamis (7/3/2019) mendatang. Kedatangannya ke Kota Dodol ini untuk menghadiri kegiatan zikir dan do’a bersama menjelang pilpres 17 April 2019 mendatang.
“Kita bersama warga Garut untuk zikir do’a bersama memohon kepada Allah untuk keselamatan bangsa terutama dalam menghadapi pemilu 2019 April mendatang,” kata salah seorang sesepuh PCNU Kabupaten Garut, Aceng Abdul Mujib, Selasa (5/3/2019).
Dalam kesempatan itu, sekitar 40 ribuan massa dari berbagai macam elemen akan hadir. Tidak hanya elemen di NU, namun sejumlah warga pesantren dan masyarakat umum yang ada di berbagai wilayah Kabupaten Garut pun akan ikut hadir.
Menurut Aceng, kondisi politik saat ini cukup mengkhawatirkan. Hal itu dilihat dari naiknya tingkat gesekan – gesekan di tatanan masyarakat yang cukup membahayakan antara satu dengan pihak lain.
“Kami relawan NU ngahijikeun Garut berharap dampak perhelatan politik ini tidak ada kekacauan, tapi terciptanya kondisi aman nyaman dan memberi manfaat terhadap kemaslahatan bangsa dan negara,” ujar dia yang juga sebagai Ketua Relawan NU Ngahijikeun Garut itu.
Aceng berharap, setelah adanya upaya zikir dan do’a bersama, seluruh pihak tidak melakukan provokasi yang membuat orang lain tersinggung, khususnya dalam urusan politik yang dinilai lebih rentan.
Pihaknya menilai, tensi politik saat ini semakin panas dan berpotensi terus memanas hingga akhir pencoblosan. Gejala konflik akibat politik mulai terlihat dari sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) seperti baligo, spanduk dan lainnya habis dibabad diarit, dibuang, hingga hilang.
“Seperti di Samarang Cisurupan, daerah selatan dan lainnya, spanduk itu dipasang baru satu atau dua hari tapi sudah hilang atau dirobek,” kata Aceng.
Dalam menyikapi perbedaan politik, pihaknya menginginkan semua pihak bijak dalam bersikap, serta memiliki pemikiran yang sama, meski berbeda tapi tetap menjaga keamanan dan ketertiban.
“Apalah mendapatkan sesuatu, tapi kalau negara ini tidak aman. Maka dari itu kita berharap momentum Pemilu 2019 ini tetap menjadikan kondisi Garut atau Indonesia dalam keadaan aman, nyaman dan damai,” ujar Aceng. (Yuyus)



.png)





