Peristiwa

Tiga Rumah dan Satu Kandang Domba Terbakar di Banyuresmi Garut, Diduga Akibat Korsleting Listrik

×

Tiga Rumah dan Satu Kandang Domba Terbakar di Banyuresmi Garut, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Puing-puing kebakaran.

GOSIPGARUT.ID — Tiga unit rumah dan satu kandang domba di Kampung Legok, RT 02 RW 02, Desa Sukalaksana, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, terbakar pada Senin (27/7/2026) dini hari. Peristiwa yang diduga dipicu arus pendek listrik itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, tetapi menyebabkan kerugian material puluhan juta rupiah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan keterangan awal, api diduga berasal dari rumah panggung milik Sahyana (40). Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke dua rumah di sebelahnya, masing-masing milik Dahman (80) dan Nia (76). Selain itu, sebagian kandang domba milik Dahman turut terdampak.

Kapolsek Banyuresmi Kompol Aben Nurhidayat mengatakan, personel Polsek Banyuresmi segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Polisi melakukan pengecekan lokasi, mendata korban dan saksi, serta mengumpulkan bahan keterangan untuk memastikan penyebab kebakaran.

Baca Juga:   Tukang Bakso Cuanki yang Ludahi Mangkuk Mengaku Dapat Ajaran dari Dukun di Garut

“Petugas langsung mendatangi lokasi kebakaran, melakukan pendataan terhadap korban dan saksi, serta mengumpulkan bahan keterangan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara kebakaran berasal dari arus pendek listrik pada salah satu rumah warga,” ujar Kompol Aben kepada awak media.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.20 WIB. Proses pemadaman dilakukan secara swadaya oleh warga setempat sebelum dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan membantu menjinakkan sisa kobaran api.

Baca Juga:   Sebuah Rumah dan Dua Warung di Cikajang Ludes Terbakar

Akibat kebakaran tersebut, rumah panggung berukuran 6 x 4 meter milik Sahyana hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta.

Sementara itu, rumah permanen milik Dahman mengalami kerusakan pada bagian atap sisi kiri dengan estimasi kerugian sekitar Rp 6 juta. Rumah milik Nia mengalami kerusakan pada bagian atap sisi kanan dengan kerugian sekitar Rp 4 juta. Selain itu, kandang domba berbahan kayu milik Dahman juga mengalami kerusakan pada bagian samping kanan dengan taksiran kerugian sekitar Rp 2 juta.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah meminta keterangan dari dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi saat kebakaran terjadi. Hingga kini, dugaan penyebab kebakaran masih didalami meski indikasi awal mengarah pada korsleting listrik.

Baca Juga:   Sehektaran Lahan Perkebunan di Cibatu Terbakar, Diduga Akibat Bakar Sampah

Kompol Aben mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya yang dapat memicu kebakaran di lingkungan sekitar.

Menurut Aben, langkah pencegahan tersebut penting dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran, terutama pada permukiman yang memiliki bangunan berdempetan sehingga api berpotensi cepat merambat apabila terjadi insiden serupa. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *