Peristiwa

Tiga Rumah Milik Tiga Janda Terbakar di Cisewu, Dua Ludes Jadi Puing, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

×

Tiga Rumah Milik Tiga Janda Terbakar di Cisewu, Dua Ludes Jadi Puing, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Sebarkan artikel ini
Tiga rumah milik tiga janda di Desa Cisewu terbakar Selasa (30/6/2026).

GOSIPGARUT.ID — Tiga rumah semi permanen milik tiga janda di Kampung Rancagoong, RT 03 RW 01, Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, terbakar pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Dua rumah hangus beserta seluruh isinya, sementara satu rumah lainnya berhasil diselamatkan sebagian setelah warga bergerak cepat memadamkan api.

Rumah yang mengalami kerusakan paling parah merupakan milik Titin dan Yani. Kobaran api melalap bangunan beserta seluruh barang di dalamnya hingga hanya menyisakan puing-puing. Adapun rumah milik Deni hanya mengalami kerusakan pada bagian atap dapur karena api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke seluruh bangunan.

Proses pemadaman dilakukan secara manual oleh warga yang dibantu aparat Desa Cisewu serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisewu. Upaya menghubungi petugas pemadam kebakaran sempat dilakukan, namun akses menuju lokasi kebakaran tidak dapat dilalui kendaraan pemadam sehingga penanganan mengandalkan gotong royong masyarakat setempat.

Baca Juga:   Terlalu, "Bank Emok" Tagih Paksa Warga Cisewu yang Sedang Jalankan Isolasi Covid-19

Sekretaris Desa Cisewu, Beben Sopandi, mengatakan peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini para korban untuk sementara mengungsi di rumah kerabatnya,” ujar Beben.

Terkait penyebab kebakaran, Beben menyebut hingga kini belum dapat dipastikan karena masih terdapat perbedaan keterangan dari sejumlah saksi.

Baca Juga:   Tergelincir Saat Hendak Mendahului Bus, Pemotor Asal Banjar Tewas Terlindas di Jalan Raya Limbangan

“Ada dua versi yang berkembang. Pertama, diduga akibat korsleting listrik di bagian langit-langit rumah Titin. Versi kedua, api diduga berasal dari kompor milik Titin yang masih menyala saat ditinggal sebentar ke rumah saudaranya yang lokasinya tidak jauh,” katanya.

Sementara itu, Camat Cisewu Ade Poniman mengatakan pemerintah kecamatan langsung turun ke lokasi untuk membantu penanganan kebakaran sekaligus melakukan pendataan terhadap para korban.

Menurut Ade, langkah yang telah dilakukan meliputi membantu proses pemadaman, mendata kerugian materiil maupun nonmateriil, serta mengusulkan bantuan kepada sejumlah instansi terkait.

“Kami ikut melakukan pemadaman di lokasi, mendata kerugian yang dialami korban, kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada dinas terkait seperti Dinas Sosial, BPBD, DKP, Disperkim, BAZNAS, dan PMI Kabupaten Garut,” ujar Ade.

Baca Juga:   Rumah Permanen di Gang Hidmah Garut Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ia menambahkan, meski mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik kebakaran akibat keterbatasan akses jalan, api akhirnya berhasil dikendalikan berkat kerja sama warga bersama aparat desa dan Forkopimcam.

Pemerintah kecamatan kini menunggu proses penyaluran bantuan bagi para korban, sembari memastikan kebutuhan dasar tiga keluarga terdampak dapat terpenuhi selama masa pengungsian. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *