Olahraga

Dari Hasil Panen Sapi, Dedi Mulyadi Siapkan Bonus Rp1 Miliar untuk Persib, Bentuk Apresiasi atas Tiga Gelar Beruntun

×

Dari Hasil Panen Sapi, Dedi Mulyadi Siapkan Bonus Rp1 Miliar untuk Persib, Bentuk Apresiasi atas Tiga Gelar Beruntun

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di tengah euforia konvoi menyambut Persib Bandung menjadi juara Liga Indonesia tiga kali berturut-turut.

GOSIPGARUT.ID — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan bonus pribadi senilai Rp1 miliar untuk Persib Bandung akan diserahkan pada Rabu (3/6/2026) di Gedung DPRD Jawa Barat. Bonus tersebut berasal dari keuntungan hasil panen peternakan sapi miliknya dan diberikan sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan Persib mencetak sejarah dengan menjuarai liga nasional tiga musim berturut-turut.

Di tengah euforia keberhasilan Maung Bandung mempertahankan dominasinya di sepak bola nasional, Dedi memilih merayakan prestasi itu dengan cara yang berbeda. Bukan melalui anggaran pemerintah, melainkan dari hasil usaha pribadinya yang selama ini dikelola di sektor peternakan.

“Untuk menyempurnakan kebahagiaan, saya akan berbagi kebahagiaan. Saya lagi panen sapi, pasti ada untungnya. Untungnya saya sumbangkan Rp1 miliar untuk Persib Bandung. Nanti diserahkan 3 Juni di DPRD Jabar,” kata Dedi dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).

Bonus tersebut rencananya akan diterima langsung oleh Manajer Persib Umuh Muchtar bersama seluruh jajaran tim. Penyerahan dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh elemen klub yang dinilai berhasil menjaga konsistensi prestasi di tengah persaingan yang semakin kompetitif.

Baca Juga:   Dedi Mulyadi dan Anak Bos Persib Beri Sinyal Berpasangan di Pilgub Jabar

Keberhasilan Persib musim ini memang memiliki arti tersendiri. Selain mengangkat trofi juara Super League 2025/2026, klub kebanggaan Jawa Barat itu juga mencatatkan torehan langka dengan mempertahankan gelar selama tiga musim secara beruntun. Catatan tersebut menempatkan Persib dalam jajaran klub paling konsisten dalam sejarah kompetisi sepak bola Indonesia modern.

Persib memastikan gelar juara setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap pada laga terakhir musim ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Seusai pertandingan, gelombang sukacita langsung terasa di berbagai daerah. Ribuan Bobotoh turun ke jalan merayakan keberhasilan tim kesayangannya yang kembali berada di puncak sepak bola nasional.

Baca Juga:   Gebyar 1.000 Peserta Senam Guncang Garut: Wahegar Hadirkan Energi Positif, Musik, dan Semangat Sehat

Bagi Dedi, pencapaian tersebut tidak lahir dari kerja satu atau dua sosok. Ia menilai keberhasilan Persib merupakan hasil kerja kolektif yang melibatkan manajemen, pelatih, pemain, ofisial, hingga para pendukung yang terus menjaga loyalitasnya dalam berbagai situasi.

“Persib Bandung sudah mewujudkan cita-cita besar dalam sepanjang sejarah sepak bola Indonesia, jadi juara tiga kali berturut-turut,” ujarnya.

Namun, lebih dari sekadar trofi dan pesta kemenangan, Dedi melihat Persib sebagai contoh bagaimana sebuah klub dapat tumbuh secara profesional. Menurutnya, keberhasilan Maung Bandung mempertahankan prestasi tanpa bergantung pada pendanaan pemerintah menjadi bukti bahwa tata kelola yang sehat mampu menghasilkan pencapaian yang berkelanjutan.

“Saya tegaskan sekali lagi Persib merupakan klub profesional tanpa campur tangan dari pemerintah. Tanpa campur tangan dari pemerintah menjadi juara itu namanya profesional sejati,” kata Dedi.

Di balik angka Rp1 miliar yang menjadi sorotan publik, terdapat pesan yang ingin disampaikan Dedi. Apresiasi terhadap prestasi olahraga, menurut dia, tidak selalu harus hadir dalam bentuk seremoni besar. Penghargaan juga bisa diwujudkan melalui tindakan sederhana sebagai bentuk rasa syukur atas kebahagiaan yang dirasakan bersama.

Baca Juga:   Dedi Mulyadi Soroti Aliran Dana ke Garut, Janjikan Perbaikan Jalan Desa Jadi Prioritas

Karena itu, bonus dari hasil panen sapi tersebut bukan hanya soal nominal, melainkan simbol penghormatan terhadap kerja keras, disiplin, dan konsistensi yang ditunjukkan Persib selama tiga musim terakhir.

Bagi jutaan Bobotoh, keberhasilan Persib mempertahankan gelar mungkin menjadi kebanggaan yang akan dikenang dalam waktu lama. Sementara bagi Dedi Mulyadi, berbagi hasil usaha pribadi kepada tim juara menjadi cara untuk ikut menuliskan bagian kecil dari sejarah besar yang sedang dirayakan masyarakat Jawa Barat. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *