Berita

Distan Garut Siapkan 4 Program Pertanian 2026, Ratusan Bantuan Irigasi hingga Cetak Sawah Baru

×

Distan Garut Siapkan 4 Program Pertanian 2026, Ratusan Bantuan Irigasi hingga Cetak Sawah Baru

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut, Ardhy Firdian.

GOSIPGARUT.ID — Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut, Ardhy Firdian, memaparkan empat program bantuan pertanian yang akan digulirkan Pemerintah Kabupaten Garut pada tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan produksi pangan dan memperkuat ketahanan sektor pertanian di daerah.

Program tersebut disampaikan Ardhy dalam kegiatan sosialisasi Irigasi Perpompaan dan Operasi Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Kamis (7/5/2026).

Ardhy menjelaskan, program pertama yakni bantuan irigasi perpompaan sebanyak 200 unit dengan nilai Rp155,7 juta per unit. Bantuan tersebut diproyeksikan untuk mendukung kebutuhan 54 kelompok tani di Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Bulog Jabar Alokasikan 2000 Ton Beras Untuk Stabilkan Harga

Selain itu, Dinas Pertanian Garut juga menargetkan program pemeliharaan jaringan irigasi tersier sebanyak 212 unit dengan nilai Rp100 juta per unit. Saat ini, sebanyak 10 kelompok tani disebut telah siap memasuki tahap penandatanganan kontrak.

“Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian agar produktivitas petani tetap terjaga,” ujar Ardhy.

Program lainnya yakni optimalisasi lahan pertanian seluas 717 hektar dengan alokasi anggaran Rp4,4 juta per hektar yang difokuskan untuk pembangunan hubung dan dapan. Selain itu, Pemkab Garut juga menyiapkan program cetak sawah baru dengan target 100 hektar, di mana 20 hektar di antaranya telah terverifikasi.

Baca Juga:   Demi Keselamatan, KAI Imbau Masyarakat Tidak Melakukan Aktifitas "Ngabuburit" di Jalur KA

Menurut Ardhy, seluruh program tersebut dirancang sebagai langkah mitigasi menghadapi berbagai kondisi lapangan, termasuk ancaman kekeringan dan keterbatasan sumber air akibat perubahan iklim.

Ia menambahkan, Dinas Pertanian Garut turut menggandeng unsur Forkopimda guna memastikan seluruh bantuan berjalan transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.
Sejak 2024, seluruh tahapan program mulai dari perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan hingga evaluasi mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri Garut, Polres Garut, dan Kodim 0611/Garut.

Baca Juga:   Sopir Mobil Vanessa Angel Akui Sempat Bermain Ponsel Sebelum Terjadi Kecelakaan

“Pendampingan ini bertujuan agar seluruh bantuan fisik maupun anggaran dapat dikelola secara akuntabel dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Garut,” kata Ardhy. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *