GOSIPGARUT.ID — Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengunjungi rumah dan makam korban tewas akibat tabrakan di Nagreg, Kabupaten Bandung, dan diduga melibatkan oknum TNI AD.
KSAD bersama jajaran tiba di lokasi pada pukul 09.00 WIB. Dudung berkunjung ke dua lokasi rumah korban, yakni rumah Salsabila (14) di Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, dan ke rumah Handi (18) di Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut.
“Alhamdulillah, pada hari ini saya melihat langsung dan berkunjung ke rumah duka sekaligus melihat makam korban tabrak lari yang dilakukan oleh oknum anggota TNI Angkatan Darat,” kata Dudung di Limbangan, Kabupaten Garut, Senin 27 Desember 2021.
Saat di makam para korban, Dudung juga mendoakan para korban. Selain itu, Dudung melakukan tabur bunga didampingi oleh perwakilan keluarga para korban. “Tentunya, saya menghaturkan duka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya dua orang korban tersebut,” katanya.
Dudung memastikan kepada para keluarga korban jika oknum anggota TNI, yang terlibat dalam peristiwa tabrakan sejoli itu, yakni Kolonel P, Koptu DA, dan Kopda A, telah ditahan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Perlu diketahui, rumah para korban antara Nagreg dan Limbangan berjarak sekitar 1 kilometer. Sedangkan lokasi tabrakan tersebut tepat di depan pintu masuk kawasan makam Salsabila yang ada di Nagreg. ***



.png)







