Peristiwa

Miris, Seorang Ayah di Garut Tega Hamili Anak Tiri yang Masih SD

×

Miris, Seorang Ayah di Garut Tega Hamili Anak Tiri yang Masih SD

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Korban perkosaan.

GOSIPGARUT.ID — AW (53) seorang buruh serabutan di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (6/9/2021) kemarin ditangkap aparat Kepolisian Sektor Banyuresmi resor Garut. Ia diduga melakukan aksi pencabulan terhadap anak tirinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Kapolsek Banyuresmi, Kompol Supian BJ mengatakan bahwa AW ditangkap sekitar pukul 13.15 WIB di rumahnya, di Desa Karyamukti, Kecamatan Banyuresmi. AW ditangkap karena diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak tirinya.

“Awalnya, pada April kemarin bibi korban merasa curiga terhadap keponakannya yang tidak kunjung haid. Awalnya, bibi korban ini mengira keponakannya mengalami kelainan penyakit,” kata Kapolsek.

Baca Juga:   Sejumlah Jalan Utama di Kabupaten Garut Terendam Banjir

Supian menjelaskan, setelah beberapa bulan tidak kunjung haid, pagi tadi bibi korban membawa korban ke Puskesmas setelah berdiskusi dengan tetangga. Bibi korban mencurigai bahwa keponakannya sedang mengandung.

“Selain tidak kunjung haid, bibi korban juga melihat perubahan bagian perut. Selain itu juga korban ternyata suka melamun dan menyendiri,” jelasnya.

Saat dibawa ke Puskesmas, kata Kapolsek, pemeriksa menyatakan bahwa korban diketahui sedang hamil enam bulan. Kaget dengan kondisi tersebut, bibi korban pun mendesak korban untuk memberitahunya siapa yang telah menghamilinya.

Baca Juga:   Embat Sepeda Motor dari Sanggar Tari, Tiga Warga Tarogong Kidul Ditangkap Polisi

“Saat itu korban menyebut bahwa yang menghamilinya adalah ayah tirinya yang berinisial AW,” jelas Supian.

Mengetahui bahwa ayah tirinya yang telah menghamili korban, bibinya pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihaknya. “Kita langsung bergerak untuk mengamankan pelaku dari rumahnya. Pelaku langsung kita amankan tanpa perlawanan,” ungkapnya.

Setelah mengamankan pelaku, Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan pemeriksaan. Hasil dari pemeriksaan, pelaku AW mengakui perbuatannya melakukan pencabulan terhadap anak tirinya.

Baca Juga:   Warga Tarogong Kaler Meregang Nyawa Setelah Dianiaya Temannya di Kandang Ayam

“Dalam pemeriksaan, pelaku AW mengaku sudah melakukan pencabulan sebanyak delapan kali terhadap anak tirinya. Setidaknya aksi pencabulan tersebut dilakukan sejak Maret 2021,” ujar Supian.

Hingga saat ini, pihaknya masih menahan pelaku AW di ruang tahanan Polsek Banyuresmi. “Mungkin kasus ini akan kita limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Garut untuk proses lebih lanjutnya,” pungkasnya. (Mrdk)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *