Budaya

Dapat Bantuan Gamelan, SDN 2 Cisompet Buka Program Eskul Seni Sunda

×

Dapat Bantuan Gamelan, SDN 2 Cisompet Buka Program Eskul Seni Sunda

Sebarkan artikel ini
Siswa SDN 2 Cisompet sedang melangsungkan eskul seni Sunda. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Bermodal bantuan seperangkat gamelan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, SDN 2 Cisompet di pelosok Garut Selatan membuka program ekstra kurikuler (eskul) seni Sunda bagi anak didiknya. Meski belum lama berjalan, namun program tersebut sudah mendapat animo cukup tinggi.

Kepala SDN 2 Cisompet, Yeti Susilawati, mengatakan program eskul tersebut diselenggarakan tiap hari Sabtu dengan pesertanya adalah siswa kelas lima dan enam. “Kebetulan minat anak-anak terhadap seni Sunda –khususnya degung — begitu tinggi, maka bantuan gamelan itu sangat berguna,” kata dia.

Dihubungi melalui sambungan Watsapp pada Sabtu malam (28/9/2019), Yeti nampak gembira ketika menceritakan bahwa sekolahnya mendapat bantuan gamelan seni Sunda itu. Dikatakan dia, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Disdik Garut yang telah memberikan bantuan.

Siswa SDN 2 Cisompet sedang melangsungkan eskul seni Sunda. (Foto: Istimewa)

“Sebenarnya keinginan kami masih banyak. Selain membuka program eskul seni Sunda, kami pun ingin membuka program eskul untuk marching band. Kebetulan animo anak-anak terhadap marching band juga tinggi,” ujar Yeti.

Baca Juga:   Sebagai Reward, SMKN 1 Garut Umrohkan Enam Tenaga Pendidiknya

Ia mengatakan, meski dilakukan secara bertahap sambil melihat perkembangan minat siswa dan ketersediaan pelatihnya, program eskul marching band pun pada akhirnya harus diwujudkan. “Dan sangat bahagia jika ada bantuan juga untuk seperangkat marching band,” kata Yeti.

Dalam seni Sunda pun, tambah dia, meski berjalan pelan tetapi kalau minat dan kemampuan anaknya terus digali dan dibimbing, akhirnya menuai hasil. Sekarang kemampuan anak SDN 2 Cisompet akan seni degung sudah lumayan.

Baca Juga:   Bedah Buku Littera Disambut Antusias Para Milenial Garut

“Kebetulan kami memiliki orangtua siswa yang punya kemampuan dalam seni degung. Namanya Pa Aep Sadeli. Beliaulah yang menjadi instruktur anak-anak pada program eskul ini,” pungkas Yeti. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *