Berita

Kondisi Jamban Sekolah di Garut Memprihatinkan, Pemkab akan Alokasikan Anggaran

×

Kondisi Jamban Sekolah di Garut Memprihatinkan, Pemkab akan Alokasikan Anggaran

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Jamban sekolah.

GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut, Rudy Gunawan mengungkapkan banyak jamban yang dimiliki sekolah di daerah itu kondisinya memprihatinkan atau tidak layak. Untuk itu, Pemkab Garut, akan mengalokasikan anggaran untuk membangun jamban sekolah.

“Bukan memprihatinkan lagi, bahkan tidak ada airnya,” kata dia, Rabu (17/7/2019).

Rudy menambahkan, hasil laporan dan temuan di lapangan ada banyak sekolah yang kondisi jambannya sudah memprihatinkan seperti kotor dan tidak tersedianya air bersih. Padahal, keberadaan jamban di sekolah sangat dibutuhkan para siswa untuk kebutuhan buang air besar dan kecil termasuk mencuci tangan dan yang lainnya.

Baca Juga:   Soft Opening Horison Resort Tulip Puncak Elegance in Culture, Complete in Stay, Harmony in Nature

“Untuk itu kami ingin lakukan peningkatan kondisi bangunan WC (jamban) yang layak,” ujar dia.

Rudy mengungkapkan, Pemkab Garut telah merencanakan program untuk 100 bangunan jamban tersebar di sejumlah sekolah di Garut yang diprioritaskan kondisi jambannya buruk. Bangunan jamban yang bagus itu, sudah seharusnya dimiliki oleh semua sekolah di wilayah perkotaan maupun di pelosok Garut.

Baca Juga:   Bupati Rudy Gunawan Minta Warga Garut Tidak Berbelanja Secara Berlebihan

“Ada 100 bangunan, nanti kita berikan Rp25 juta untuk satu sekolah, tersebar ke sekolah yang ada di Garut,” lanjutnya.

Menanggapi adanya program perbaikan jamban itu, sejumlah orang tua siswa di Garut mendukungnya agar anaknya yang sekolah di Garut mendapatkan fasilitas jamban yang nyaman dan bersih.

Orang tua siswa dari SDN Samarang Ayu (33) mengemukakan, pemerintah harus memperhatikan kondisi jamban di sekolah seperti kondisi bangunannya harus aman, bersih, dan airnya selalu tersedia.

Baca Juga:   Pemkab Garut -- Blitar Jalin Kerjasama Pengembangan Budi Daya Ikan Koi dan Domba

Menurut dia, bangunan jamban juga harus memberikan rasa aman bagi siswa dengan selalu terpantau oleh para guru untuk mengantisipasi perbuatan yang tidak wajar. “Selama ini jamban siswa tempatnya selalu tersembunyi, harusnya lokasi jamban harus bisa terawasi oleh guru,” kata Ayu. (Ant/Yus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *