Olahraga

Dua Atlet Garut Juara Kejurnas BMX Freestyle 2026, Prestasi Diraih di Tengah Keterbatasan Fasilitas

×

Dua Atlet Garut Juara Kejurnas BMX Freestyle 2026, Prestasi Diraih di Tengah Keterbatasan Fasilitas

Sebarkan artikel ini
Dari kiri ke kanan, Pelatih BMX Freestyle Kabupaten Garut Bayu Ningrat, Pelatih Nasional Daniel Yopi Suteja, Moch Atsyal, Aurellia, dan paling kanan Athlete Men Elite Haekal Ahmad Fauzan.

GOSIPGARUT.ID — Dua atlet muda BMX Freestyle asal Kabupaten Garut berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih gelar juara pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX Freestyle 2026 yang berlangsung di Bedas Extreme Sport Park, Kompleks Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada 25–26 Juli 2026. Prestasi tersebut diraih di tengah keterbatasan sarana latihan yang selama ini dihadapi para atlet.

Dua atlet yang sukses naik podium tertinggi adalah Atsyal Moch Rajab di kategori Men Park Junior dan Aurellia Caltha Acmela di kategori Women Park Junior. Kemenangan keduanya menjadi capaian penting bagi pembinaan olahraga BMX Freestyle di Kabupaten Garut, sekaligus menegaskan potensi atlet muda daerah di tingkat nasional.

Pelatih BMX Garut, Bayu Ningrat, mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kegigihan para atlet yang tetap berlatih meski dengan berbagai keterbatasan. Menurut dia, capaian tersebut terasa semakin istimewa karena proses persiapan dilakukan tanpa dukungan uang pembinaan dalam ajang tersebut.

“Dengan segala keterbatasan yang ada, anak-anak mampu membuktikan kualitasnya dan meraih prestasi yang sangat membanggakan,” ujar Bayu, Senin (27/7/2026).

Baca Juga:   Bek Senior Victor Igbonefo Minta Persib Waspadai Bali United

Kejurnas BMX Freestyle tahun ini diikuti 48 peserta yang berasal dari empat provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan, dan Bali. Selain menjadi ajang perebutan gelar juara nasional, kompetisi tersebut juga menjadi salah satu tahapan penting dalam seleksi atlet yang berpeluang mengenakan jersey Tim Nasional BMX Freestyle Indonesia.

Bayu berharap prestasi yang diraih atlet Garut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah untuk meningkatkan dukungan terhadap cabang olahraga tersebut, terutama melalui penyediaan sarana dan prasarana latihan yang lebih memadai.

“Harapan kami, pemerintah bisa memberikan fasilitas serta sarana dan prasarana yang terbaik kepada atlet. Jika sarana memadai, saya yakin potensi atlet BMX asal Garut akan semakin berkembang dan berbicara banyak di tingkat internasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut, Subhan Romansyah, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kedua atlet tersebut. Ia menilai prestasi itu merupakan hasil dari komitmen, konsistensi, dan kerja keras para atlet dalam menjalani latihan.

Baca Juga:   Setelah Mati 58 Tahun, Olahraga Rekreasi Sepakbola Api Akan Dihidupkan Lagi di Garut

“Yang pertama kita bersyukur atas capaian prestasinya. KONI sangat support bersama Ketua ISSI Garut dalam hal ini Pak Aris. Bukan hanya karena BMX Freestyle sebagai nomor olahraga yang dipertandingkan di Porprov 2026, tetapi olahraga ini juga bisa menjadi tempat anak muda berekspresi. Prestasi adalah bonus dari komitmen, konsistensi, keuletan, dan kerja keras,” ujar Subhan.

Menanggapi kebutuhan fasilitas latihan, Subhan menjelaskan bahwa hingga kini para atlet BMX Freestyle Garut masih banyak berlatih secara mandiri bersama komunitas sepatu roda dan skateboard, salah satunya di kawasan Casacola Park. Meski demikian, upaya penyediaan arena latihan yang lebih representatif mulai diinisiasi.

Ia mengungkapkan, KONI bersama Ketua ISSI Kabupaten Garut yang juga Ketua DPRD Garut, Aris Munandar, telah melakukan peninjauan ke SOR RAA Adiwijaya untuk melihat potensi pembangunan venue BMX Freestyle.

“Beberapa waktu ke belakang, kita bersama Pak Ketua ISSI melakukan kunjungan ke SOR RAA Adiwijaya untuk melihat fasilitas yang bisa dibangun sebagai venue BMX. Mudah-mudahan bisa segera direalisasikan,” ungkap Subhan.

Baca Juga:   Mantan Atlet Timnas Asal Garut Dirikan Sekolah Bola Voli di Kampung Halaman

Lebih lanjut, Subhan mengingatkan agar prestasi di Kejurnas tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Menurutnya, gelar juara nasional harus menjadi motivasi untuk menghadapi agenda kompetisi yang lebih besar, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

“Harapan saya untuk para atlet, teruslah berlatih. Jadikan prestasi yang didapatkan ini untuk lebih memacu semangat berlatih dan meningkatkan kepercayaan diri untuk mendapatkan prestasi di event yang lebih besar lagi, dan target medali emas bisa kita raih di Porprov 2026,” pungkasnya.

Keikutsertaan atlet Garut dalam Kejurnas BMX Freestyle 2026 juga menjadi bagian dari persiapan menuju ajang internasional dan nasional berikutnya, termasuk SEA Games serta Pekan Olahraga Nasional (PON). Hasil yang diraih di Bandung diharapkan menjadi modal berharga bagi atlet muda Garut untuk terus bersaing di level yang lebih tinggi. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *