GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meminta Perumda Air Minum Tirta Intan mempercepat perluasan layanan air bersih kepada masyarakat melalui peningkatan jumlah sambungan rumah (SR).
Instruksi itu disampaikan saat menghadiri Rapat Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Air Minum Tirta Intan Tahun Buku 2025 di Ruang Rapat Perumda Tirta Intan, Jalan Raya Bayongbong, Kecamatan Cilawu, Senin (4/5/2026).
Dalam rapat tersebut, Abdusy Syakur Amin mengesahkan laporan keuangan Perumda Tirta Intan Tahun Buku 2025. Meski menilai terdapat perkembangan positif dalam kinerja perusahaan, ia menegaskan masih ada sejumlah indikator yang harus menjadi perhatian manajemen.
“Barusan kita mengesahkan laporan keuangan 2025. Alhamdulillah tadi kita lihat sudah ada progres, meskipun masih perlu ditingkatkan lagi. Ada beberapa indikator yang naik, ada yang bertahan, bahkan ada juga yang sedikit turun,” ujar Syakur.
Menurut dia, capaian kinerja Perumda Tirta Intan harus terus ditingkatkan agar pelayanan publik, khususnya penyediaan air bersih, dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Garut.
Syakur secara khusus menyoroti perlunya penambahan sambungan rumah secara lebih agresif. Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Garut akan memanfaatkan bantuan dari pemerintah pusat sekaligus mengoptimalkan dana internal perusahaan untuk mendukung ekspansi jaringan air minum.
“Termasuk tadi kita titip mengenai peningkatan jumlah sambungan rumah, karena kita akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat dan kita akan gunakan dana yang ada di PDAM untuk melakukan ekspansi,” kata Syakur.
Ia menambahkan, keberadaan Perumda Tirta Intan memiliki posisi strategis dalam mendukung target pembangunan daerah sekaligus pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada aspek akses air minum layak dan berkelanjutan.
Meski jumlah sambungan rumah mengalami peningkatan, Syakur menilai pertumbuhan tersebut belum cukup signifikan untuk mengejar target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Karena itu, percepatan pembangunan infrastruktur dan perluasan jaringan distribusi air bersih menjadi prioritas yang harus segera direalisasikan.
“Kita ingin ada perubahan yang lebih tinggi lagi terkait sambungan rumah, sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat bisa semakin optimal,” tegasnya. ***



.png)















