GOSIPGARUT.ID — Penjualan bendera merah putih di Kota Batam Kepulauan Riau laris manis menjelang Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia. Setiap pedagang bisa meraup omzet hingga Rp1 juta per hari.
“Omzet per hari relatif, kalau lagi ramai yang beli itu sampai Rp1 juta per hari,” kata seorang penjual bendera merah putih, Rudi, Sabtu (13/8/2022). Ia mengaku, semua barang dagangannya didatangkan dari Kabupaten Garut, sebab di Batam belum ada jasa konveksi bendera merah putih.
“Ambil barangnya dari Garut, di Batam belum ada konveksi bendera. Jadi setiap tahun kita ambil dari sana terus,” tambah Rudi.
Ia menuturkan, ada beberapa jenis bendera yang dijual olehnya, di antaranya bendera untuk rumahan dan motor, bandir, umbul-umbul, background, hingga bambu atau tiang bendera.
“Kita ada jual bendera, bandir, umbul-umbul, background, dan bambu. Harga masih normal-normal saja setiap tahun,” kata Rudi.
Ia menjelaskan, setiap jenis bendera yang dijualnya memiliki berbagai macam harga. Untuk bendera rumahan ada dua ukuran dengan harga Rp25 ribu dan Rp35 ribu, umbul-umbul Rp40 ribu, bandir Rp75 ribu dengan ukuran 4 meter, dan bendera untuk motor Rp15 ribu per dua buah.
Rudi mengatakan sudah berjualan bendera merah putih selama 10 tahun terakhir di Simpang Kuda Kota Batam. “Saya jualan di sini sudah 10 tahun dan setiap tahun jualan di Simpang Kuda. Ini saya jualan bendera sampai tanggal 17 Agustus,” pungkasnya. (ROL)



.png)



















