Kesehatan

Legislator Jabar Dukung Rencana Bupati Garut untuk Medirikan RS Paru

×

Legislator Jabar Dukung Rencana Bupati Garut untuk Medirikan RS Paru

Sebarkan artikel ini
Anggota Fraksi PAN DPRD Jabar, Ade Kaca (tengah), saat mendampingi Bupati Rudy Gunawan meresmikan rumah singgah untuk penderita tubercolosis di Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Legislator DPRD Jawa Barat dari daerah pemilihan Garut, Ade Kaca, mendukung penuh rencana Bupati Rudy Gunawan yang akan mendirikan rumah sakit (RS) rujukan di Kabupaten Garut yang khusus menangani penyakit paru, salah satunya tubercolosis.

“Pak Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Garut siap menyediakan lahan. Beliau berharap Pemprov Jawa Barat bisa memberikan anggaran untuk pembangunannya,” kata Ade, saat mendampingi Bupati Rudy Gunawan meresmikan rumah singgah bagi penderita tubercolosis di Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (29/2/2020).

Anggota Fraksi PAN ini menilai rencana Bupati Garut itu merupakan rencana yang mulia. Sebagai anggota DPRD Jawa Barat yang berasal dari Kabupaten Garut, tentunya dia sangat mendukung penuh terhadap rencana Bupati Rudy tersebut.

Baca Juga:   Bupati Garut Tegaskan Kolaborasi Kunci Pariwisata, PHRI Diminta Jadi Penggerak Utama

“Saya juga mengapresiasi kepada Pak Bupati Garut yang memberi perhatian khusus terhadap penyakit tubercolosis atau TBC,” tandas Ade.

Ia menuturkan, penyakit TBC adalah penyakit menular yang efek penularannya bisa dari satu orang penderira ke 15 orang. “Bayangkan betapa bahayanya penyakit TBC. Kalau di satu RT ada 10 orang yang mengindap penyakit TBC, berarti bisa menular ke 150 orang. Ini sangat bahaya,” kata Ade.

Baca Juga:   Ditanya Kesannya Tentang Garut, Menteri Pertanian Menjawab: Oh Bupatinya Hebat!

Menurutnya, penyakit TBC lebih ganas dari penyakit corona yang sekarang sedang mengemparkan dunia. Penyakit TBC, di Indonesia angka kematiannya relatif cukup tinggi, mencapai 98 orang per hari. Untuk itu, maka perlu penanganan secara khusus.

“Saya sangat apresiasi terhadap program sosial yang digagas oleh tim Yahinta dan Pimpinan Asyiyah Kabupaten Garut. Ini adalah bentuk perhatian nyata sebagai sarana perhatian terhadap berbagai persoalan di masyarakat, salah satunya penyakit tubercolosis,” ujar Ade. ***

Baca Juga:   Diduga Lupa Isi Token, Listrik Puskesmas Tarogong Padam Saat Persalinan, Pelayanan Sempat Terganggu

.

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *