Berita

Viral Kakek dari Pedalaman Garut Gagal Buat KTP, Ongkos Rp100 Ribu Habis karena Blanko Kosong

×

Viral Kakek dari Pedalaman Garut Gagal Buat KTP, Ongkos Rp100 Ribu Habis karena Blanko Kosong

Sebarkan artikel ini
Kakek dari pedalaman Cisompet, Kabupaten Garut, gagal membuat KTP karena blanko kosong.

GOSIPGARUT.ID — Sebuah video yang memperlihatkan kisah pilu seorang kakek dari pedalaman Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, viral di media sosial. Dalam video tersebut, sang kakek tampak kecewa setelah gagal membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) di kantor kecamatan setempat lantaran blanko KTP dilaporkan habis.

Kakek tersebut diketahui datang dari wilayah pedalaman Cimenteng, Desa Cintawana, Kecamatan Cisompet. Ia harus menempuh perjalanan jauh sejak pagi hari demi mengurus dokumen kependudukan yang sangat dibutuhkan.

Dalam percakapan yang terekam video, kakek itu mengaku berangkat sejak pukul 08.00 WIB dan baru kembali sekitar pukul 11.00 WIB. Untuk perjalanan pulang-pergi, ia harus merogoh kocek sekitar Rp100 ribu—jumlah yang tidak sedikit bagi warga pedalaman.

Baca Juga:   620 Ha Lahan Pertanian di Garut Terdampak Kekeringan, Bupati Berharap Hujan Segera Turun

“Dari Cimenteng, mau bikin KTP,” ujar sang kakek singkat saat ditanya perekam video.

Namun harapan untuk pulang membawa KTP pupus. Setibanya di kantor kecamatan, ia justru mendapat informasi bahwa blanko KTP sedang tidak tersedia.

“Blangkonya habis,” kata sang kakek lirih.

Kondisi tersebut memantik keprihatinan warganet. Pasalnya, sang kakek sudah jauh-jauh datang dengan biaya sendiri, namun harus pulang tanpa hasil. Dalam video itu juga terdengar ungkapan kekecewaan karena tidak ada solusi langsung yang diberikan selain janji akan dikabari kemudian.

Baca Juga:   Di Babancong Weekend Market Garut, Tersedia Jajanan Hanya Rp5 Ribu

“Kasihan sekali, sudah jauh-jauh, ongkos habis, tapi KTP tidak jadi,” ujar perekam video yang turut menyuarakan keprihatinannya.

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan klasik dalam pelayanan administrasi kependudukan, khususnya di wilayah pedesaan dan pelosok. Ketersediaan blanko KTP yang kerap kosong dinilai berdampak langsung pada warga kecil yang bergantung pada layanan negara.

Baca Juga:   Viral Kakek 83 Tahun di Garut Gagal Buat KTP, Camat Cisompet Jelaskan Kronologi Sebenarnya

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Cisompet maupun instansi terkait mengenai kekosongan blanko KTP dan langkah tindak lanjut bagi warga yang telah terlanjur datang dari jauh. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *