GOSIPGARUT.ID — Jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Caringin dan Desa Indralayang di Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, sejak setahun lalu dibiarkan rusak. Bahkan kini, jalan sepanjang 12 kilometer itu sudah tidak bisa dimasuki kendaraan roda empat (mobil).
Pasalnya, menurut Kepala Desa Caringin — Deni Karsono yang meninjau kondisi jalan itu bersama jajarannya pada Senin (10/3/2025), sekitar bulan November 2024 di jalan tersebut terjadi tanah amblas dan longsor sehingga badan jalan terputus.
“Lokasinya persis di Jembatan Cilame yang masuk ke wilayah Desa Caringin. Karena ditakutkan menimbulkan hal yang tidak diinginkan khususnya bagi pengendara mobil, di lokasi jalan putus itu kini sudah ditutup,” jelasnya.
Deni menuturkan, sejak setahun lalu (2024) ketika jalan yang pernah dihotmiks itu mengalami kerusakan, pihaknya sudah mengusulkan ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut untuk segera dilakukan perbaikan. Namun hingga kini usulan tersebut belum ada realisasinya.
“Hari ini, waktu kami meninjau lokasi jalan yang rusak, kami didampingi oleh staf Dinas PUPR UPT Kecamatan Caringin, Pak Jaro (Jajang Rohman). Mudah-mudahan saja usulan kami segera didengar,” tandasnya.
Sementara sebuah sumber yang dapat dipercaya menyebutkan, selama jalan Caringin-Indralayang mengalami kerusakan bahkan putus, Kepala UPT Dinas PUPR Kecamatan Caringin Dedi Junaedi, tidak pernah turun ke lapangan untuk meninjau kerusakan jalan.
“Jadi wajar jika perbaikan jalan itu pun tidak ada, karena mungkin pihak Dinas PUPR Kabupaten Garut tidak pernah menerima laporan,” ucap sumber. ***



.png)












