Berita

Janaloka, Festival Desa Kabupaten Garut yang Sangat Meriah, Apresiasi Mengalir dari Banyak Pihak

×

Janaloka, Festival Desa Kabupaten Garut yang Sangat Meriah, Apresiasi Mengalir dari Banyak Pihak

Sebarkan artikel ini
Janaloka, Festival Desa Kabupaten Garut yang sangat meriah, Rabu (6/12/2023). (Foto: Ai Karnengsih)

GOSIPGARUT.ID — Ribuan warga tumpah ruah memadati acara Festival Desa Kabupaten Garut yang digelar Patriot Desa di Desa Mekarbakti, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Rabu (6/12/2023).

Antusiasme masyarakat bukan hanya datang dari Kecamatan Kadungora saja, melainkan dari Kecamatan Cisompet, Cikajang, Cibalong, Samarang pun rela datang untuk mengikuti hajatan Patriot Desa tersebut.

Festival Desa Kabupaten Garut dengan Janaloka Jabar Binangkit Bersama Penggerak Lokal diikuti 11 Patriot Desa di wilayah penugasan Kabupaten Garut. Menampilkan berbagai stand inisiatif dampingan Patriot Desa dari mulai kuliner produk olahan lokal, cara bebas sampah dengan magot, produk pertanian, fashion, perpustakaan keliling, layanan pendampingan penerbitan perijinan secara gratis, dan kuliner gratis.

Kemeriahan acara Festival Desa juga diisi dengan hiburan kesenian, pemberian beasiswa kursus bahasa Inggris, pemberian buku iqro, penanaman pohon, dan hadiah lain yang tidak kalah menarik.

Selain itu, dalam acara tersebut juga diserahkan secara simbolik sertifikat PTSL bagi masyarakat dari Kantor ATR/BPN Kabupaten Garut, pemberian penghargaan kepada kepala desa dan para penggerak lokal di desa dampingan Patriot Desa.

Apresiasi terhadap acara Festival Desa Kabupaten Garut tidak hanya datang dari warga saja, namun sejumlah pejabat baik Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Pemerintah Kabupaten Garut, Kepala Kantor ATR/BPN, Dinas PMD Kabupaten Garut, Forkopimcam Kadungora, APDESI turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas hasil inisiatif dampingan para Patriot Desa.

Baca Juga:   Ma'mun Akan Sekolahkan Anak Sulung Ayah Pencuri HP yang Putus Sekolah

Menurut keterangan Staf Senior Pemberdayaan Masyarakat Desa, Yudi Kurnia, Festival Desa merupakan agenda tahunan yang digelar para Patriot Desa di wilayah penugasan di Kabupaten Garut.
Festival Desa menggelar berbagai hasil inisiatif dampingan Patriot Desa yang digali dan dikembangkan oleh para Patriot Desa bersama para penggerak lokal di wilayah penugasan.

Dijelaskan Yudi Kurnia, Patriot Desa yang ditugaskan tidak membawa anggaran, tidak membawa uang dan mereka mapping sendiri potensi yang bisa digali dan dikembangkan di desa penugasan. Namun program Patriot Desa ternyata mampu memberikan kontribusi yang sangat positif demi kemajuan desa.

“Program Patriot Desa bukan ajang pupujieun (ingin dipuji) namun kehadiran Patriot Desa memang sangat terpuji, program ini bagai dua sisi mata uang di mana program pemerintah desa yang berbasis anggaran, sementara program Patriot Desa berbasis kemandirian bagaimana Patriot Desa mampu menggali dan mengembangkan potensi yang ada di desa mampu membentuk penggerak lokal untuk menjadi sumber kemajuan desa,” jelasnya.

Baca Juga:   Ketua PM Garut Utara: Jadikan Masjid Garda Terdepan Atasi Pandemi Covid-19

Yudi menambahkan, selama penugasan Patriot Desa bekerjasama dengan para penggerak lokal,setelah Patriot Desa tidak lagi ditugaskan maka penggerak lokal yang akan meneruskan program yang sudah jadi inisiatif dampingan Patriot Desa. Maka program inisiatif dampingan terus berlanjut karena Patriot Desa dilanjutkan oleh penggerak lokal.

“Patriot Desa bukan ingin dipuji namun teruji, mereka diterjunkan ke desa bukan sekedar melakukan pendampingan yang sudah jelas datanya, namun mereka harus mapping sendiri, menggali potensi sendiri dan itu dilakukan tanpa uang dan anggaran,” tandas Yudi.

Kasi Penguatan Masyarakat DPMD Provinsi Jawa Barat, Raden Julianto, mengapresiasi keberhasilan Patriot Desa di Kabupaten Garut atas perannya yang mampu berkolaborasi dengan pemerintah desa.

Dijelaskan dia, DPMD Provinsi Jawa Barat untuk tahun anggaran 2023 menugaskan dua ratus Patriot Desa dan disebar di seluruh desa di Jawa Barat. Saat ini di Jawa Barat sudah tidak ada lagi desa tertinggal yang ada adalah desa berkembang dan maju. Patriot Desa, salah satunya yang memberikan kontribusi positif demi kemajuan desa di Jawa Barat.

“Tekanan global serta kemajuan IT adalah tantangan terbesar yang harus dihadapi, program kearifan lokal menjadi bagian yang terintegrasi di desa, keberhasilan patriot desa dalam membantu mewujudkan desa mandiri dan percaya diri,” terang Raden Julianto.

Baca Juga:   LindungiHutan Rilis Tampilan Baru Web Mobile: Menjawab Tren Digitalisasi Keberlanjutan

Ia menuturkan, kini di Jawa Barat tidak ada desa tertinggal yang ada desa maju dan berkembang. Pihaknya sangat mengapresiasi peran aktif para Patriot Desa dengan pemerintah desa untuk bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera lahir batin.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Garut, Erwin Rianto Nugraha. Ia mengaku bangga dan sangat mengapresiasi keberhasilan Patriot Desa yang tanpa uang dan tanpa anggaran tetapi mampu membentuk penggerak lokal dan menggali potensi desa.

“Para kepala desa tolong ya Patriot Desa ini inovator yang sangat hebat. Tanpa anggaran mampu membentuk penggerak lokal dengan inisiatif. Ini identitas baru di desa, tolong libatkan dan dengarkan karena mereka inovator yang luar biasa dengan keterbatasan anggaran mampu berinovasi dan menggerakkan potensi lokal,” ungkapnya.

“Nanti saya akan lihat desa yang memiliki Patriot Desa apakah strata desanya lebih maju atau menurun? Jadi tolong para kepala desa harus mendengarkan dan melibatkan mereka,” pungkas Erwin. (Ai Karnengsih)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *