GOSIPGARUT.ID — Hari pertama masuk kerja di awal 2026, Jumat (2/1), diwarnai suasana lengang di sejumlah perkantoran Pemerintah Kabupaten Garut. Padahal, tanggal tersebut tidak termasuk hari libur nasional.
Pantauan di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut menunjukkan aktivitas yang jauh dari biasanya. Area lapangan Setda yang umumnya dipenuhi kendaraan dinas dan mobil pegawai tampak hanya terisi beberapa unit.
Kondisi serupa terlihat di sejumlah kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kawasan perkantoran Pemkab Garut.
Kepala Inspektorat Kabupaten Garut Didit Fajar Putradi menyebut, pengawasan kehadiran pegawai menjadi kewenangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Menurutnya, hari kerja yang berdekatan dengan libur nasional atau dikenal sebagai Harpitnas (Hari Kejepit Nasional) seharusnya diantisipasi dengan inspeksi mendadak.
“Harusnya memang ada sidak kepegawaian karena Harpitnas,” ujar Didit saat dihubungi melalui aplikasi pesan, Jumat pagi.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut Kristanti Wahyuni mengatakan pihaknya tengah melakukan pemantauan langsung ke lapangan. Monitoring dilakukan untuk memastikan tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) pada hari pertama kerja tahun ini.
“Kami sedang monitoring ke SKPD,” kata dia.
Kristanti juga menjelaskan bahwa sistem absensi online yang biasa digunakan ASN tengah mengalami gangguan. Kendala tersebut disebut berasal dari server milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Absen online sedang terkendala dari server Jabar-nya. Silakan dikonfirmasi ke Diskominfo,” ujarnya.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, Dang Sani Imansyah.
Ia memastikan gangguan teknis memang terjadi di tingkat provinsi dan masih dalam proses konfirmasi.
“Iya, sedang ada gangguan di provinsinya. Kita sedang konfirmasi,” katanya.
Di sisi lain, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Garut, Bambang Hafidz,mengklaim tingkat kehadiran pegawai di lingkungan Setda mencapai 100 persen.
“Seratus persen masuk semua. Silakan lihat saja ke kantor,” ujarnya.
Bambanf menyatakan pemantauan disiplin dan kehadiran ASN akan terus dilakukan, khususnya pada momentum rawan seperti hari kejepit nasional di awal tahun, guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. (Ary)



.png)




















