GOSIPGARUT.ID — Klub renang Junior Aquatic Sport (JAS) Garut mengukuhkan taringnya dalam ajang bergengsi Semarang Open Championships 2026 yang digelar di GOR Jatidiri, Semarang, sejak 25 September 2026. Hanya dengan mengirimkan tiga atlet andalan, kontingen asal Jawa Barat ini berhasil merebut 10 medali sekaligus menembus peringkat 18 besar klasemen umum dari lebih dari 100 tim nasional yang berpartisipasi.
Dari total 19 nomor pertandingan yang diikuti, ketiga atlet JAS Garut menyumbangkan 3 medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu, serta meloloskan dua perenang ke babak final Top 8. Hasil ini menjadi bukti efektivitas pembinaan atlet muda daerah yang mampu bersaing ketat dengan klub-klub papan atas dari kota-kota besar di Indonesia.
Ketua Pelatih JAS Garut, Moh. Japar Rohman, mengapresiasi tinggi perjuangan para perenangnya di lintasan air. Ia menilai raihan ini merupakan buah dari disiplin dan kerja keras yang konsisten selama masa persiapan.
”Dedikasi para atlet telah membuktikan motto tim kami: mengejar waktu, menembus batas, dan mencapai target limit. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh orang tua atlet serta para sponsor yang terus menyokong perjuangan kami,” kata Japar saat dikonfirmasi usai perlombaan.
Aidhan Muhammad Jadi Bintang Utama
Perenang muda Aidhan Muhammad Al Fhatturahman tampil dominan dan menjadi pilar utama raihan medali JAS Garut. Turun di kategori Group 2 Putra (kelahiran 2011), Aidhan melakoni sembilan kali start dan sukses membawa pulang delapan medali—terdiri dari 3 emas, 4 perak, dan 1 perunggu.
Pencapaian paling mencolok Aidhan terjadi pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu. Ia tidak hanya merebut podium tertinggi, tetapi juga memangkas rekor catatan waktu terbaik (Best Time) miliknya hingga selisih fantastis, yakni -8,83 detik. Konsistensi Aidhan berlanjut di sejumlah nomor berat lain, termasuk 1.500 meter gaya bebas, 200 meter gaya ganti, dan 50 meter gaya kupu-kupu.
Di kelompok putri, Kalula Akira Althafunnisa (Group 2 Putri/2012) menunjukkan performa impresif dengan menyumbangkan dua medali (1 perak dan 1 perunggu) dari empat nomor yang diikuti. Kalula mencatatkan penajaman waktu terbaik di nomor 50 meter gaya kupu-kupu sebesar -0,89 detik, serta finis di jajaran teratas pada nomor 50 meter gaya bebas dan 50 meter gaya punggung.
Progres Atlet Muda dan Target Ke Depan
Perkembangan signifikan juga ditunjukkan oleh atlet termuda kontingen, Hazlam Muhamad Al Jabbar Rahman. Berlaga di Group 3 Putra (2014) dalam usia 12 tahun, Hazlam memang belum berhasil mengamankan medali.
Namun, ia sukses menembus babak Finalis Top 8 di dua nomor bergengsi: 200 meter gaya kupu-kupu dan 50 meter gaya punggung. Pada nomor 50 meter gaya punggung, Hazlam berada di peringkat 12 klasemen umum, namun mengunci posisi 8 besar untuk kelompok umurnya.
Pengamat olahraga renang daerah menilai keberhasilan JAS Garut mengamankan posisi 18 nasional sebagai capaian strategis. Rasio perolehan medali yang tinggi dibanding jumlah atlet yang dikirim mencerminkan kualitas program latihan yang terukur dan terfokus pada mempertajam catatan waktu individu.
Usai gelaran di Semarang, manajemen JAS Garut langsung bersiap melakukan evaluasi menyeluruh. Tim pelatih menjadwalkan peningkatan intensitas latihan guna menghadapi sirkuit kejuaraan nasional berikutnya, dengan target mempertahankan konsistensi serta mencetak lebih banyak rekor pribadi di masa mendatang. (Yuyus)



.png)










