Berita

Ribuan Siswa SMA 3 Garut Gegap Gempita Sambut Makan Bergizi Gratis: Yel-yel untuk Prabowo Menggema di Sekolah

×

Ribuan Siswa SMA 3 Garut Gegap Gempita Sambut Makan Bergizi Gratis: Yel-yel untuk Prabowo Menggema di Sekolah

Sebarkan artikel ini
Siswa SMA Negeri 3 Garut sedang menerima pasokan makan bergizi gratis (MBG).

GOSIPGARUT.ID — Suasana berbeda menyelimuti SMA Negeri 3 Garut sejak awal pekan ini. Ribuan siswa tampak bersemangat berkumpul di halaman sekolah, bukan untuk upacara atau perayaan khusus, melainkan menyambut datangnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah. Antusiasme mereka bahkan menyulut momen tak biasa: yel-yel “Terima kasih Pak Prabowo!” menggema keras di seluruh area sekolah.

Program MBG yang baru beberapa hari berjalan ini langsung mendapat sambutan hangat dari para pelajar. Mereka yang setiap pagi menanti giliran pembagian makanan kini memiliki rutinitas baru — menikmati hidangan sehat sebelum memulai pelajaran. Kebersamaan terasa lebih kuat, semangat belajar pun meningkat.

Kepala SMA Negeri 3 Garut, Asep Anshor Mujahidin, mengatakan sekolahnya termasuk yang paling akhir menerima program ini dibanding wilayah lain. Namun keterlambatan itu justru memicu euforia lebih besar.

Baca Juga:   Tanah Longsor di Banjarwangi yang Tewaskan Anak 10 Tahun, Tim Gabungan Tanggap Darurat Sejak Dini Hari

“Sejak hari Senin, kedatangan MBG disambut sangat baik. Banyak siswa yang memang tidak membawa bekal dari rumah, sehingga program ini sangat membantu. Antusiasme mereka luar biasa,” kata Asep. Tahun ini, sebanyak 1.438 siswa tercatat sebagai penerima manfaat di sekolah tersebut.

Salah satu siswi, Fitria, mengaku senang setiap kali menerima makanan dari program MBG. “Enak banget, sayurannya lengkap dan sehat. Dari hari Senin saya dapat terus. Menunya enak-enak banget, semuanya habis dimakan,” ujarnya dengan ekspresi puas.

Baca Juga:   Pasokan Makan Bergizi Gratis di Cisewu Garut Terhenti, SPPG Alami Kendala Dana Operasional?

Program MBG tak hanya dirasakan para siswa. Di belakang layar, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi penggerak utama yang memastikan makanan berkualitas sampai ke sekolah-sekolah. Salah satu SPPG baru yang mulai beroperasi tahun ini adalah Cibunar Indah di Kecamatan Cibatu.

Pengelola SPPG Cibunar Indah, H. Yudi Setia Kurniawan, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat gizi generasi muda. Bahkan kini cakupannya mulai diperluas untuk ibu hamil dan balita.

“Ini program unggulan dari Presiden Prabowo yang langsung menyentuh masyarakat. Bukan hanya untuk siswa, tapi juga ibu hamil dan balita demi kualitas SDM yang lebih baik,” ujar Yudi.

Baca Juga:   Keracunan Massal di Garut, Program Makan Bergizi Gratis Didesak Dievaluasi

Ia menegaskan SPPG bekerja dengan prinsip kemandirian ekonomi. “Kami ditugaskan menjadi mata dan telinga program Presiden Prabowo. Tidak boleh ada monopoli suplai. Tenaga kerja harus lokal, barang kebutuhan juga harus dari lokal. Ini untuk memastikan manfaat ekonominya dirasakan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Harmonisasi antara dapur SPPG yang sigap dan siswa yang antusias membuat implementasi MBG di Garut berjalan mulus. Program ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi menjadi gerakan yang menghidupkan semangat belajar, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan optimisme baru di kalangan pelajar. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *