GOSIPGARUT.ID — Kepolisian telah menyiapkan strategi pengamanan untuk mengawal seluruh laga Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, yang akan berlangsung dari 6 Juli sampai 13 Juli 2025.
Enam klub akan bertarung dalam kompetisi ini, yaitu Persib Bandung, Arema FC, Dewa United FC, Liga Indonesia All-Star, Oxford United (Inggris), dan Port FC (Thailand).
Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan, mengatakan bahwa gelaran Piala Presiden 2025 akan diamankan dalam rangka Operasi Garuda Lodaya 2025.
Berbagai persiapan sebelumnya telah dilakukan dengan instansi terkait untuk mengantisipasi gangguan masyarakat yang dapat mengganggu gelaran tersebut.
“Dalam pengamanan ini, kami akan melaksanakan tahapan-tahapan pengamanan dengan upaya preemptif dan preventif,” kata Rudi.
“Kami juga akan melakukan empat kali pemeriksaan body inspection dan body checker di beberapa tempat untuk memastikan keamanan,” sambung dia.
Rudi juga mengungkapkan bahwa pengamanan akan melibatkan tim penjinak bom (jibom) dari Brimob untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami akan memperketat penjagaan di area tiket dan melarang penonton yang tercium aroma minuman keras untuk masuk,” tegasnya.
Dalam operasi ini, akan melibatkan 2.632 personil yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, dan BPBD. Kapolda Jabar mengimbau kepada seluruh supporter untuk tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran selama pertandingan berlangsung.
“Dengan kerja sama dan kesadaran dari semua pihak, kami yakin dapat mewujudkan keamanan dan ketertiban selama gelaran Piala Presiden 2025,” kata Rudi. (IK)



.png)
























