Berita

Populasi Sapi Perah di Garut Pernah Turun Drastis Akibat Pandemi PMK dan LSD

×

Populasi Sapi Perah di Garut Pernah Turun Drastis Akibat Pandemi PMK dan LSD

Sebarkan artikel ini
Sapi perah di Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi keluh kesah para peternak dapat kita pecahkan secara bertahap dan terstruktur,” ungkapnya.

Asisten Deputi Infrastruktur Pengembangan Wilayah (Asdep IPW) Kemenko Marves, Djoko Hartoyo, menjelaskan bahwa pemerintah pusat memiliki program nasional di sektor peternakan melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekon).

Kemenko Marves akan mengawal terkait pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan.

Baca Juga:   Gerakkan Ayo Masuk Sekolah di Garut Akan Dimulai Maret Ini

Djoko menyatakan bahwa pihaknya sedang mengidentifikasi langkah-langkah yang akan diambil dalam lima tahun ke depan, termasuk pengelolaan kandang sapi komunal yang saat ini berada dekat dengan pemukiman penduduk. Salah satu rencana adalah memindahkan kandang tersebut ke lahan PTPN 8 yang saat ini sebagian kecil telah digunakan untuk penanaman rumput pakan ternak.

Baca Juga:   Listrik Sering Padam di Garut, PLN: Penyebabnya Layangan Berkawat

“Dan mungkin nanti kami yang di pusat men-support bahwa tadi sudah ada, belum deal tapi memang sudah ada wacana untuk memindahkan ke lahan PTPN 8, yang saat ini sebagian kecil sudah digunakan untuk penanaman rumput pakan ternak sapi tersebut,” katanya. (Nindi N)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *