Hukum

Debt Collector Rampas Truk di Jalan, Perusahaan Ekspedisi Laporkan Leasing ke Polisi

×

Debt Collector Rampas Truk di Jalan, Perusahaan Ekspedisi Laporkan Leasing ke Polisi

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Debt collector.

“Di dalam gudang itu, saya seperti disekap dari Rabu sore sampai Kamis 30 Mei 2024 sekitar pukul 04.00 subuh. Saya baru bisa keluar dari kawasan gudang itu setelah kuasa hukum perusahaan datang,” ujar No’min.

Selanjutnya, No’min dan kuasa hukum perusahaan membawa truk tersebut ke Polsek Dawuan. Setelah itu, pihak perusahaan mengambil kembali truk setelah sebelumnya mengantarkan kayu pesanan konsumen di Jakarta Utara.

Bona Hasibuan, kuasa hukum PT Surya Transportasi Jaya mengatakan, pelaporan dilakukan karena para pelaku diduga melakukan perampasan kendaraan. Berdasarkan Undang-undang Fidusia, kata dia, leasing tidak boleh merampas kendaraan tanpa putusan pengadilan.

Baca Juga:   Dua Pengurus Gerindra Tasikmalaya Jadi Tersangka Kerusuhan Gedung Bawaslu

“Terlepas dari ada tunggakan atau tidak, merampas kendaraan di jalan, itu tidak boleh. Dugaan perampasan itu yang kami laporkan ke polisi di Polsek Kedawung dan diadukan ke Polda Jabar,” kata Bona Hasibuan.

Bona menyatakan, klien melaporkan tindakan leasing AF dan PT A, perusahaan penyedia jasa debt collector. “Kami melaporkan leasing dan debt collector atas dugaan perampasan atau melanggar Pasal 36 UU Fidusia,” ujar Bona. (IK)

Baca Juga:   Pelaku Pencabulan Belasan Gadis di Bawah Umur Terancam Penjara 15 Tahun
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *