Opini

Prabowo Subianto dan Suara Hati Petani? (Oleh: Entang Sastraatmadja)

×

Prabowo Subianto dan Suara Hati Petani? (Oleh: Entang Sastraatmadja)

Sebarkan artikel ini
Lukisan Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Upaya membebaskan kaum tani dari belenggu kemiskinan yang menjerat kehidupan mereka, sebetulnya telah digarap sejak lama. Genderang perang untuk memerangi kemiskinan kaum tani, juga telah ditabuh. Persoalannya, mengapa sampai sekarang kita masih belum mampu menghapus kemiskinan petani? Ironisnya, yang terjadi malah pembengkakan jumlah petani gurem.

Menurut Sensus Pertanian 2023, selama 10 tahun terakhir (2013-2023), telah bertambah jumlah petani gurem dengan angka cukup signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) menyimpulkan jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) Gurem tercatat sebanyak 16,89 juta. Dengan kata lain, mengalami kenaikan sebesar 18,49% dari catatan jumlah RTUP Gurem pada 2013 yang jumlahnya hanya sebanyak 14,25 juta.

Atas gambaran seperti ini dapat disimpulkan, jumlah rumah tangga petani berlahan sempit jadi meningkat. Artinya, jumlah masyarakat rentan miskin jadi bertambah. Pembengkakan petani gurem juga mengisyaratkan jumlah rumah tangga petani semakin tidak berdaulat akan lahan yang dikuasainya. Ini penting dicatat, karena kedaulatan petani ditentukan oleh penguasaan lahan pertaniannya.

Baca Juga:   Prabowo Paling Banyak Dibicarakan Warganet dalam 100 Hari Kerja Kabinet

Omong kosong petani miskin akan mampu merubah nasib dengan kemandiriannya. Tanpa ada dukungan optimal dari kekuasaan, kemiskinan petani tetap akan melestari dalam kehidupannya. Itu sebabnya, dibutuhkan adanya keberpihakan nyata dari Pemerintah. Berpihak, bukan cuma sekedar kemauan politik, tapi juga dengan tindakan politiknya.

Ada kemauan politik tanpa ditopang oleh tindakan politik, kemiskinan petani tetap tidak akan terselesaikan. Pemerintah di negeri ini tampak sudah habis-habisan memerangi kemiskinan petani. Banyak kebijakan, program dan kegiatan yang dilahirkan. Sayang, hingga kini kemiskinan masih saja melekat erat dalam kehidupan kaum tani. Kemiskinan seolah menyatu dengan kehidupannya.

Baca Juga:   Capres/Cawapres Prabowo dan Sandiaga Uno Temui Pendukungnya di Garut
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *