Berita

Pelaku Pembunuh Bibinya di Cikajang Berhasil Ditangkap Polisi, Inilah Kronologi Kejadiannya

×

Pelaku Pembunuh Bibinya di Cikajang Berhasil Ditangkap Polisi, Inilah Kronologi Kejadiannya

Sebarkan artikel ini
Dengan menggunakan kursi roda, pelaku Ot digiring petugas kepolisian saat hendak digelar pres rilis di Mapolres Garut, Jumat (24/5/2024).

Pelaku pun mulai melakukan kekerasan fisik terhadap Neneng. Ot mendorong Neneng hingga jatuh, dan ketika Neneng mencoba membela diri dengan mengambil pisau dapur, pelaku merebutnya dan menyebabkan luka di tangan Neneng. Kemudian, dengan kejam, pelaku memukul Neneng menggunakan cobek batu berkali-kali ke arah muka korban hingga dipastikan korban tewas di lokasi.

Tak tercapai keinginannya untuk mendapatkan sepeda motor, kemudian pelaku masuk ke kamar anak korban yang juga merupakan keponakannya sendiri yakni Olga (14) yang sedang tertidur. Kepada Olga elaku menanyakan di mana kunci sepeda motor dan mengatakan akan memakainya dengan beralasan ada saudaranya yang kecelakaan.

Dalam kondisi kebingungan, Olga menanyakan keberadaan ibunya kepada Ot, dan dengan lantang dijawab oleh pelaku bahwa ibunya telah mendahului berangkat menuju lokasi sanak saudaranya yang kecelakaan. Tak kunjung diberikan keberadaan kunci sepeda motor, pelaku pun dengan keji melakukan kekerasan fisik terhadap Olga.

Baca Juga:   Musim Kemarau Ini, Hasil Tangkapan Ikan di Laut Garut Melimpah

Pelaku menendang kaki Olga, lalu memukul kepala belakangnya agar terdiam karena sempat berteriak meminta tolong. Tidak lama kemudian pelaku melakban tangan dan kaki Olga dan mengancam akan memperkosanya jika tidak memberitahukan di mana keberadaan kunci sepeda motor.

Akhirnya korban terpaksa memberitahukan keberadaan kunci sepeda motornya, namun di luar dugaan pelaku juga ingin membunuh Olga dengan cara membenturkan kepala korban ke tembok sebanyak dua kali.

Baca Juga:   Hendra Tingrey, Warga Cikajang yang Mengais Rejeki di Cisewu Lewat Jualan Baso Tahu Keliling

Pelaku Ot memastikan kematian korban dengan tidak adanya denyut nadi dan nafas, lalu tubuh korban Olga diseret ke ruang tengah rumah bersama dengan tubuh Neneng yang sudah menjadi mayat. Kemudian kedua tubuh korban itu ditutupi oleh selimut dan mantel.

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *