Budaya

“Dukun-dukunan” Teater Pedal, Keikhlasan dan Kebersahajaan Anak Pesantren

×

“Dukun-dukunan” Teater Pedal, Keikhlasan dan Kebersahajaan Anak Pesantren

Sebarkan artikel ini
Pagelaran drama "Dukun-dukunan" Teater Pedal. (Foto: Istimewa)

Sekalipun dialog yang disajikan menggunakan bahasa dan dialek asli bahasa Bengkulu, bahkan tetiba muncul sosok yang berbahasa Sunda, dialog kedua tokoh yang saling tak mengerti bahasa itu justru menyeret penonton untuk semakin dalam memahami substansi dialog para pemeran dalam gelak tawa yang renyah, mengalir dengan riang gembira tanpa beban. Sekalipun di akhir cerita dengan akting dan gestur yang nyaris sempurna sang dokter dan sang putri mengakhiri dengan menggantung cerita entah ke mana, dan inilah ending yang sangat hebat.

Baca Juga:   Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng Dilantik Kembali Sebagai Rektor Uniga Periode 2019-2023
Pagelaran drama “Dukun-dukunan” Teater Pedal. (Foto: Istimewa)

Sungguh, menyaksikan pementasan “Dukun-dukunan” yang dipentaskan oleh teater Pedal ini sebuah pengalaman baru. Penonton tak terbebani oleh pernak-pernik properti, musik dan hal lain yang terkadang membuat multi tafsir pada latar belakang cerita. Penonton hanya dihipnotis oleh kepiawaian akting yang ikhlas dari para pemeran dan sajian pencahayaan yang nyaris sempurna.

“Kepiawaian akting yang Ikhlas” ya, terpaksa kalimat itu harus ditekankan, karena sajian pementasan ini benar-benar hanya diperankan oleh para pemula yang baru pertama kali mementaskan sebuah pementasan, Irvan dipentas yang ditonton oleh para maestro teater di Jakarta, sang sutradara, Mak Ayu Snow White Rahma Dona Wahyu Ningrum, adalah sutradara dadakan yang baru kali pertama menyutradarai sebuah pementasan teater.

Baca Juga:   Virus Corona Merebak, SMKN 1 Garut Produksi Hand Sanitizer Sendiri

Tapi beliau sangat berusaha keras menafsirkan naskah “Dukun-dukunan” menjadi sebuah karya adaftatif “Puthut Bukhari” dari “Le medecin malgre lui” karya Jean Baptise Paquelin dengan nama panggung Moliere hingga menghasilkan sebuah tontonan yang di luar dugaan, memukau penonton bahkan menggiring gelak tawa penonton.

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *