Berita

Rombongan SMP yang Alami Kecelakaan Tiba di Garut, Wabup dan Kadisdik Akan Kaji Studytour

×

Rombongan SMP yang Alami Kecelakaan Tiba di Garut, Wabup dan Kadisdik Akan Kaji Studytour

Sebarkan artikel ini
Rombongan SMPN 3 Garut tiba di area sekolahnya Jalan Ahmad Yani Garut, Senin (13/2/2023) sore, setelah melakukan studytour dari Jogjakarta dan mengalami kecelakaan lalu lintas di Purwerejo. (Foto: Sofyan Fauzi)

Guna memulihkan psikis penyintas, imbuh Wabup, para siswa yang berada di bus yang mengalami laka lantas akan diliburkan sementara.

“Iya diliburkan dulu, ini yang kecelakaan saja. Kalau yang bis 1 nggak, yang bis 1 tetap belajar. Kalau yang bis 2 kan mereka walaupun tidak luka secara fisik dia ada trauma, jadi kita liburkan terlebih dahulu,” terangnya.

Wabup memaparkan atas kejadian yang menimpa SMPN 3 Garut, pihaknya akan memperketat izin pelaksanaan studytour dan mewajibkan sekolah yang akan melakukan hal yang sama untuk melapor ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Dua PDP Covid-19 di Garut Meninggal Dunia, Salah Satunya Balita 2,5 Tahun

“Jadi semua sekolah yang mau melakukan study tour itu harus lapor kepada Dinas Pendidikan, nanti Dinas Pendidikan yang akan memberikan arahan-arahan terkait dengan prosedur yang harus ditempuh, yang sangat ketat, untuk menghindari (hal-hal tak terduga dan) langkah antisipasi,” kata Helmi.

Hal senada disampaikan Kepala Disdik Garut, Ade Manadin, bahwa ke depan pihaknya akan menata ulang persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak sekolah sebelum menyelenggarakan studytour.

Baca Juga:   Wabup Helmi Budiman Ajak Nakes untuk Bersiap Songsong Wisata Sehat di Garut

Sehingga, lanjut dia, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu beberapa sekolah yang sudah bersurat ke Disdik Garut untuk permintaan izin penyelenggaraan studytour.

“Akan dikaji dulu (bagi yang akan berangkat studytour), dan akan dipanggil kepala sekolahnya yang mau berangkat, sebab sampai saat ini ada yang sudah kirim surat tapi belum di-follow up,” ujar Ade.

Baca Juga:   Peternak Sapi di Cisewu Dapat Bantuan Embung Senilai Rp120 Juta dari DKPP Jabar

“Akan saya panggil kepala sekolahnya dan komite sekolahnya, ini keinginan siapa? Keinginan sekolah atau keinginan anak dan orang tuanya? Jangan sampai sebagaimana di teman-teman yang lain bahwa guru itu numpang keren numpang bayar (numpang) piknik dari orang tua seperti itu, akan diperbaiki lah insya Allah,” lanjutnya.

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *