Bupati Garut Akan Lakukan Langkah Antisipasi Terhadap Bentuk Intoleransi dan Radikalisme

Bupati Garut Akan Lakukan Langkah Antisipasi Terhadap Bentuk Intoleransi dan Radikalisme

GOSIPGARUT.ID -- Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi...
Read More
Tahun Depan Dihapus, 400 Ribu Tenaga Honorer Akan Didorong Mengikuti Skema PPPK

Tahun Depan Dihapus, 400 Ribu Tenaga Honorer Akan Didorong Mengikuti Skema PPPK

GOSIPGARUT.ID -- Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi...
Read More
Tenaga Honorer Akan Diganti Pekerja Outsourcing, Inilah Besaran Gajinya

Tenaga Honorer Akan Diganti Pekerja Outsourcing, Inilah Besaran Gajinya

GOSIPGARUT.ID -- Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi...
Read More
Salah Satu Mobil Arteria Dahlan Tercatat Nunggak Pembayaran Pajak Selama 16 Bulan

Salah Satu Mobil Arteria Dahlan Tercatat Nunggak Pembayaran Pajak Selama 16 Bulan

GOSIPGARUT.ID -- Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi...
Read More
ICMI Muda Garut Tengah Berproses dalam Pengadministrasian Organisasi di Kesbangpol

ICMI Muda Garut Tengah Berproses dalam Pengadministrasian Organisasi di Kesbangpol

GOSIPGARUT.ID -- Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi...
Read More
Bupati Rudy Gunawan Instruksikan Pegawai Pemkab Garut Segera Laksanakan Vaksinasi Booster

Bupati Rudy Gunawan Instruksikan Pegawai Pemkab Garut Segera Laksanakan Vaksinasi Booster

GOSIPGARUT.ID -- Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi...
Read More
Empat Hal yang Mesti Disiapkan Desa Wisata Agar Bisa Menarik Wisatawan

Empat Hal yang Mesti Disiapkan Desa Wisata Agar Bisa Menarik Wisatawan

GOSIPGARUT.ID -- Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi...
Read More
Sudah 80 Persen Pusat Perbelanjaan di Garut Jual Minyak Goreng Rp14 Ribu/Liter

Sudah 80 Persen Pusat Perbelanjaan di Garut Jual Minyak Goreng Rp14 Ribu/Liter

GOSIPGARUT.ID -- Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi...
Read More
Potret Wajah Baru Alun-alun Garut Raih Penghargaan dari Gallery Photografi Indonesia

Potret Wajah Baru Alun-alun Garut Raih Penghargaan dari Gallery Photografi Indonesia

GOSIPGARUT.ID -- Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi...
Read More
Alun-alun Garut Segera Difungsikan dengan Wajah Baru Senilai Rp12,7 Miliar Lebih

Alun-alun Garut Segera Difungsikan dengan Wajah Baru Senilai Rp12,7 Miliar Lebih

GOSIPGARUT.ID -- Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi...
Read More

Jaksa Ungkap Perbuatan HW Perkosa 13 Santriwatinya Dilakukan Sistematis dan Berlarut

  • Bagikan
HW, terdakwa kasus pemerkosaan 13 santriwati. (Foto: Kejati Jabar)

GOSIPGARUT.ID — Kejati Jabar mengungkap analisis terkait perbuatan Herry Wirawan (HW) yang kini sudah dituntut mati-kebiri. HW disebut melakukan aksi pemerkosaan kepada 13 santriwati secara sistematis dan berlarut.

Hal itu diungkapkan Kepala Kejati Jabar Asep N Mulyana yang turun langsung mengikuti sidang, bahkan membacakan tuntutan terhadap HW.

“Kekerasan seksual terdakwa itu dilakukan terus menerus dan sistematik, sistemik,” ucap Asep, Rabu (12/1/2022).

Baca Juga:   HMI Minta Kajari yang Baru Segera Tuntaskan Kasus Pokir dan BOP di DPRD Garut

Ia menuturkan, dari hasil keterangan saksi, korban hingga terdakwa HW, aksi pemerkosaan tersebut direncanakan. Sebagai pimpinan yayasan pesantren dan Madani Boarding School, HW menggunakan kekuasaannya untuk mempengaruhi korban.

“Bagaimana dia merencanakan, mempengaruhi anak-anak korban untuk mengikuti nafsu seksnya,” tutur Asep.

Bahkan, menurutnya, pemerkosaan yang dilakukan HW ini juga tak kenal waktu. HW bisa melakukan kapan saja terhadap santriwatinya.

Baca Juga:   Pengajuan Rehabilitasi Jamal "Preman Pengsiun" Sedang Dikaji Penyidik

“Kemudian tidak mengenal waktu, baik pagi, siang, sore bahkan malam hari ketika anak-anak itu tertidur,” kata Asep. (dtc)

  • Bagikan

Comment