oleh

Rencana Penerima PKH Dapat Tambahan Bantuan Beras, Dinsos Garut Belum Terima Kejelasan

GOSIPGARUT.ID — Rencana penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) akan mendapatkan tambahan bantuan beras selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga Minggu (10/7/2021) belum ada kejelasan.

Menurut Kabid Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Garut, Dadang Bunyamin, belum ada surat resmi dari pemerintah pusat terkait jumlah penerima dan BNBA (by name by address) penerimanya. Dan pihaknya yang hanya melaksanakan instruksi dari pusat, tidak terlibat dalam penyaluran bantuan itu.

“Hal itu baru wacana karena hingga hari ini belum ada surat resminya dan baru melihat di media sosial saja. Itu pun penerima ditentukan oleh pusat dan yang menyalurkan Bulog bukan Dinas Sosial,” terang dia, Minggu (10/7/2021).

Baca Juga:   Pemdes Padahurip Banjarwangi Miliki Mobil Siaga 24 Jam

Dadang menambahkan, pihak Dinas Sosial hingga kini belum menerima surat resmi apakah yang nantinya menerima bantuan tersebut penerima PKH murni atau semua KPM PKH.

Penerima PKH Murni, jelas dia, yaitu yang hanya menerima bantuan program keluarga harapan dan KPM PKH yaitu penerima bantuan PKH yang beririsan dengan bantuan BPNT/ sembako.

Baca Juga:   Anak Penerima Manfaat PKH di Garut Mampu Kuliah dan Berprestasi

“Penerima program PKH, data BNBA-nya ditentukan oleh pemerintah pusat dan bukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Garut,” ujar Dadang.

“Semuanya ditentukan oleh Pusat tidak ada yang lewat Dinas Sosial,dan hingga hari ini kami belum menerima surat resminya,” lanjutnya.

Sementara dari informasi yang berhasil dihimpun, rencana bantuan beras tersebut berupa beras medium Bulog namun hingga kini belum ada instruksi dari pemerintah pusat berapa jumlah penerima bantuannya dan bagaimana teknis penyalurannya.

Baca Juga:   Bupati Rudy Gunawan Minta Investor Tak Khawatir Berinvestasi di Garut Saat Pandemi

“Nanti saja tunggu instruksi dari pusat seperti apa teknisnya,” ungkap sumber Bulog yang enggan disebutkan namanya. (Respati)

Komentar

Berita Terkait