oleh

Anggota DPRD Ini Sudah Kembalikan Formulir Calon Ketua Anggota Formatur Musda PAN Garut

GOSIPGARUT.ID — Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) DPRD Garut, Hamzah, merupakan calon ketua anggota formatur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Garut, yang paling awal mengembalikan formulir beserta kelengkapan persyaratannya kepada panitia Musyawarah Daerah (Musda) DPD PAN Kabupaten Garut V.

Penyerahan formulir itu diterima langsung Ketua Steering Comite (SC) Ricky Priyanto dan Sekretaris OC Ahmad Maksum pada Minggu (13/12/2020).

“Alhamdulillah pada hari Minggu (13 Desember 2020) saya menyerahkan berkas sesuai arahan SC kan paling lambat hari Senin. Alhamdulillah hari Minggu saya kebut, semua berkas sudah saya serahkan kepada SC,” kata Hamzah yang juga Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Garut itu.

Sarjana lulusan Administrasi Pemerintahan FISIP Unpad tahun 2013 itu, menyebutkan, tujuan dirinya mendaftar sebagai calon formatur, bukanlah semata ingin jadi ketua partai, melainkan sesuai arahan, dan instruksi Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Baca Juga:   Diduga Terlibat Korupsi, Kejaksaan akan Panggil Anggota DPRD Garut

“Sesuai arahan dan instruksi ketua umun bahwa anggota DPRD kabupaten/kota, provinsi, sampai DPRRI wajib jadi pengurus. Entah pencalonan saya ini nantinya jadi apa-apanya, yang penting bisa ikut membesarkan PAN,” ujar dia.

Hamzah melanjutkan, jika nanti DPP menetapkan dirinya atau siapapun yang terpilih untuk memegang tongkat komando PAN di daerahnya masing-masing, berarti itu kader terbaik yang harus siap membesarkan PAN.

“Minimal bisa mempertahankan raihan suara partai dan kursi yang kemarin, serta siap mengemban tugas yang diberikan. Begitupun kalau saya yang terpilih, ya harus siap,” tegas anggota dewan peraih sura terbanyak di Fraksi PAN dengan 12 ribu lebih suara.

Hamzah mengatakan, jika dirinya yang terpilih sebagai orang nomor satu di PAN Garut, ia akan membentuk organisasi sayap partai dengan sasaran kaum milenial sebagai celah untuk meraih suara dari pemilih pemula. Hal ini katanya, menjadi sangat penting dilakukan, terlebih akan adanya partai baru besutan deklarator PAN, Amin Rais, yang kemungkinan mempengaruhi basis suara Muhammadiyah yang selama ini menjadi andalan suara PAN.

Baca Juga:   Peneliti Prediksi Aklamasi Kembali Terjadi di Musda Partai Golkar Jabar

Karenanya sambung dia, kepengurusan PAN ke depan harus lebih memprioritaskan kalangan muda agar bisa meraih perhatian generasi milenial sebagai pemilih pemula.

“Untuk merebut suara milenial, siapapun yang nanti terpilih sebagai ketua PAN, mudah-mudahan PAN bisa menjadi wadah bagi anak muda, sehingga tertarik ke Partai Amanat Nasional,” tutur Hamzah.

Selain itu, kata pria yang sudah aktif berorganisasi sejak duduk di bangku kuliah ini, tidak kalah pentingnya untuk meraih kursi lebih banyak lagi di legislatif, adalah keterwakilan gender sebesar 30 persen harus dipenuhi.

“Makanya untuk memenuhi keterwakilan gender 30 persen itu, saya ingin memberikan masukan, siapapun yang akan manggung di pentas Pileg, harus gender yang betul-betul siap untuk bertempur, siap meraih suara, bukan hanya jadi pangjejeg (pelengkap) saja,” ujar Hamzah.

Baca Juga:   Warga di Pelosok Garut Selatan Salut Legislator PKB Ini Mau "Saba Kampung"

Ketua SC, Ricky Priyanto, menyebutkan sudah ada 10 orang yang mencalonkan diri sebagai formatur, beberapa di antaranya, merupakan pendaftar dari luar kader PAN.

“Sudah ada 10 pendaftar, termasuk dari luar partai. Tapi yang sudah mengembalikan formulir baru saudaraku Hamzah, dan memang waktu pengembalian itu hari Senin, sampai Rabu (14-16/12/2020). Masih ada kesempatan juga untuk yang mau daftar sebagai formatur,” ujarnya.

Adapun tahapan Musda, dikatakan Ricky, dimulai dengan pendaftaran calon formatur sejak Rabu, 09 – 16 Desember 2020. Sedangkan pengembalian formulir pendaftaran oleh para calon sebagaimana ditetapkan SC, yakni dari tanggal 14-16 Desember 2020. (Yuyus)

Komentar

Berita Terkait