oleh

Dua Desa di Cikajang Diterjang Banjir Bandang dan Longsor

GOSIPGARUT.ID — Dua desa di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, diterjang banjir bandang dan longsor pada Senin (11/5/2020). Sejumlah rumah dan fasilitas ibadah serta madrasah terkena dampak. Tembok dan tanggul penahan tanah pun roboh.

Komandan Koramil Cikajang, Kapten Inf Didi mengatakan, banjir bandang yang menerjang dua desa ini terjadi mulai pukul 16.00 WIB. “Yang diterjang banjir bandang ini adalah Desa Margamulya dan Padasuka, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut,” katanya.

Menurut Didi, di Desa Margamula, setidaknya tiga kampung yang terkena terjangan banjir bandang. Ketiga kampung tersebut adalah Parohan, Tanjeng, dan Kumbang Badak.

“Ada masjid yang terendam banjir yang bercampur dengan lumpur. Selain itu juga setidaknya ada sembilan rumah yang juga terendam air yang bercampur lumpur. Tembok penahan tanah di sekitar perkampungan juga roboh,” ungkapnya.

Baca Juga:   Terjadi Longsor di Jalan Penghubung Empat Desa Garut Selatan

Sedangkan di Desa Padasuka, lanjut Didi, longsor menerjang Kampung Padasono. Setidaknya ada dua rumah yang terkena dampak longsor. Dua rumah ini menjadi rawan terbawa longsor.

Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kecamatan Cikajang sendiri, disebut dipicu hujan deras yang berlangsung cukup lama di salah satu wilayah dataran tinggi di Kabupaten Garut itu. Saat hujan terjadi, lumpur yang turun dari gunung tergerus dan masuk ke sungai sehingga bercampur dan masuk ke perkampungan warga.

Baca Juga:   Seorang PDP Covid-19 di RSUD Garut Sempat Kabur dari Ruang Isolasi

“Begitu menerima informasi banjir bandang dan longsor, kita langsung gerakan anggota ke lokasi untuk mengevakuasi warga dan juga membersihkan rumah-rumah yang terkena longsor. Untuk rumah yang terkena dampak longsor, sementara masih tinggal di rumahnya. Kalau hujan turun lagi, akan langsung kita evakuasi ke tempat yang lebih aman,” kata Didi.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa banjir bandang dan longsor tersebut. “Kerugiannya materil, karena air yang bercampur lumpur merendam sejumlah barang berharga milik warga,” pungkas Didi. (Mrdk)

Baca Juga:   Ditemukan Sesosok Mayat Pria Dalam Jurang di Renteng Garut

Komentar

Berita Terkait